Kantor Bupati Intan Jaya Jadi Sasaran Pencurian dan Perusakan

Polres menyelidiki kasus perusakan, pencurian, dan percobaan pembakaran di Kantor Bupati Intan Jaya yang tercatat terjadi empat kali sepanjang tahun ini.

Nasrul Faiz
Oleh Nasrul Faiz- Reporter
Kantor Bupati Intan Jaya Jadi Sasaran Pencurian dan Perusakan
Penampakan kondisi Kantor Bupati Intan Jaya yang mengalami kerusakan akibat aksi perusakan dan pencurian. (Dok. Antara)

Polres Intan Jaya menyelidiki perusakan, pencurian, dan percobaan pembakaran yang terjadi di Kantor Bupati Intan Jaya pada Rabu, 28 Oktober 2026. Langkah awal telah ditempuh untuk menelusuri pelaku dan kerugian pada aset negara.

Kasat Reskrim Polres Intan Jaya, Ipda Andi Awaludin Arham Putra, menyatakan jajaran Satuan Reserse Kriminal bergerak cepat menindaklanjuti laporan peristiwa tersebut.

“Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mendata barang-barang yang hilang dan aset yang dibakar maupun dirusak,” kata Andi, dikutip dari Antara, Sabtu (31/10/2026).

Setelah menerima informasi awal, personel Satreskrim langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP dan meminta keterangan saksi. Penyidik juga mendata barang yang dilaporkan hilang serta aset yang mengalami kerusakan maupun diduga menjadi sasaran pembakaran.

Sepanjang 2026, aksi pencurian di lingkungan Kantor Bupati Intan Jaya tercatat terjadi empat kali, yakni pada 3 Maret, 25 Juli, 19 Oktober, dan 28 Oktober 2026.

Meski belum ada laporan polisi resmi terkait rangkaian kejadian itu, penyelidikan tetap berjalan untuk menindaklanjuti peristiwa yang dilaporkan.

Pihak kepolisian menyebut terdapat sejumlah kendala di lapangan dalam proses pengungkapan kasus ini.

CCTV Rusak

Polisi menyebut kamera pengawas di sekitar lokasi dilaporkan rusak sehingga rekaman tidak bisa dimanfaatkan untuk membantu mengidentifikasi pelaku.

“Sejauh ini kami belum bisa memastikan siapa pelakunya karena minimnya saksi dan kondisi CCTV di lokasi yang rusak. Namun, kami tidak akan berhenti dan akan terus berupaya mengumpulkan bukti serta informasi untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Andi mengimbau masyarakat serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang mengetahui informasi terkait kejadian agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian.

Polres Intan Jaya menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti setiap tindak pidana di wilayah hukumnya sesuai prosedur, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Rekomendasi