Misteri Hilangnya Awak KM Kawal Jaya 9 Usai Tabrakan di Laut Bintan

Tabrakan KM Kawal Jaya 9 dengan kapal kargo terjadi di perairan utara Berakit, Bintan. Satu ABK hilang dan masih dalam pencarian tim SAR.

AJANG NURDIN
Oleh AJANG NURDIN- Reporter
Misteri Hilangnya Awak KM Kawal Jaya 9 Usai Tabrakan di Laut Bintan
KM Kawal Jaya 9 yang mengalami tabrakan dengan kapal kargo di perairan utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (30/10/2026) dini hari. (Dok. Istimewa)

Tabrakan kapal terjadi di perairan utara Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 04.23 WIB. KM Kawal Jaya 9 yang tengah melaut bertabrakan dengan kapal kargo. Dari 14 awak, satu orang dilaporkan hilang setelah melompat ke laut, sedangkan 13 lainnya selamat.

Laporan kejadian diterima Com Center Kantor SAR Tanjungpinang pada Jumat pagi. Menindaklanjuti informasi itu, unsur SAR gabungan segera disiapkan untuk operasi pencarian. Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fuzzly, menyebut tim rescue telah dikerahkan menuju lokasi.

"Kami telah mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap satu awak kapal yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan utara Berakit, Bintan. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan sejumlah unsur SAR dan masyarakat nelayan setempat," ujar Fazzli dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2026).

KM Kawal Jaya 9 bersama 13 awak yang selamat dievakuasi dan ditarik menuju Pelabuhan Kawal. Kapal sandar sekitar pukul 09.03 WIB.

Pada pukul 18.05 WIB, lima personel Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang diberangkatkan ke Pelabuhan Kawal untuk berkoordinasi dengan para awak yang selamat sebelum memperluas area pencarian.

Fuzzly menjelaskan, koordinasi diperlukan guna memperoleh keterangan kronologi dan posisi terakhir korban yang belum ditemukan, yakni Dinar (51), warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.

Operasi Pencarian

Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP TUB, Polair Kepri, Pos AL Berakit, serta nelayan setempat. Unsur-unsur tersebut dikerahkan untuk memperkuat penyisiran di area sekitar lokasi kejadian.

Penyisiran dilakukan di perairan yang berjarak sekitar 46 nautical mile (NM) dari pos penyiagaan. Dalam operasi ini, tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban, kendaraan penyelamat, serta berbagai peralatan navigasi, medis, dan evakuasi.

Hingga laporan operasi SAR diterbitkan, Dinar masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian di sekitar lokasi kecelakaan.

Rekomendasi