Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya atas gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan memastikan pemerintah terus bergerak memberikan penanganan serta bantuan bagi warga terdampak.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Prabowo menyebut paket bantuan sembako telah diberangkatkan pada 15 Agustus untuk membantu kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Ia juga menekankan bahwa penanganan darurat menjadi fokus utama, dengan meminta sejumlah kementerian/lembaga dan BUMN hadir langsung di lapangan untuk memastikan layanan kepada warga berjalan optimal.
Advertisement
Bantuan 50.000 Paket Sembako Dikirim 15 Agustus
Dalam unggahannya, Prabowo menyampaikan duka atas musibah yang terjadi di NTT sekaligus mengumumkan pengiriman bantuan sembako sebagai dukungan awal bagi masyarakat.
"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi. Untuk membantu meringankan langkah di masa sulit ini, 50.000 paket bantuan sembako telah kami berangkatkan pada 15 Agustus kemarin," tulis Prabowo.
Bantuan logistik itu ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa, seiring upaya pemerintah menstabilkan kondisi pascabencana.
Advertisement
Prabowo Minta Jajaran Hadir di Lapangan
Prabowo menyebut telah meminta jajaran terkait hadir langsung di wilayah terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan maksimal.
"Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal," lanjutnya.
Ia menegaskan keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas pemerintah dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini. Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan," tulis Prabowo.