Warga Alang-Alang Lebar, Palembang, geger dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang mahasiswa inisial R (22). Korban mengakhiri hidupnya diduga depresi karena ujian skripsi tak kunjung lulus.
Korban ditemukan tergantung di kusen pintu kamar dengan tali nilon. Korban ditemukan oleh ibunya sepulang mengajar, Senin (10/8). Sang ibu langsung berteriak histeris yang mengundang kerumunan warga.
Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke kamar mayat untuk pemeriksaan. Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andrian mengungkapkan, dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dengan demikian, polisi menyimpulkan kematian korban murni akibat bunuh diri.
"Kita simpulkan akibat gantung diri," ungkap Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Alex Andrian, Selasa (11/8).
Dari keterangan keluarga, korban beberapa hari sebelumnya sempat mengeluh karena ujian skripsinya tak kunjung diterima. Dia beberapa kali harus mengulang sehingga membuatnya frustrasi. Keluarga menolak pemeriksaan lebih lanjut karena menerima kejadian ini sebagai musibah. Keputusan ini disertakan dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi terhadap jenazah korban.
"Korban sebelumnya sempat cerita soal ujian skripsi, dia harus remedial beberapa kali. Kemungkinan itulah jadi penyebabnya," katanya.
Advertisement
Kontak Bantuan
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat. Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.