Pengiriman Sabu Berkedok Ekspedisi di Cempaka Putih Terbongkar, Ini Temuan Polisi

Polisi membongkar pengiriman sabu berkedok paket ekspedisi di Cempaka Putih. RS (32) ditangkap, tujuh paket disita dari dua lokasi.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Pengiriman Sabu Berkedok Ekspedisi di Cempaka Putih Terbongkar, Ini Temuan Polisi
Sabu 31 Gram Disamarkan dalam Paket Ekspedisi. (Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Pengungkapan pengiriman sabu dengan modus penyamaran paket ekspedisi terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Seorang pria berinisial RS (32) ditangkap, sementara polisi menyita total sekitar 31,48 gram sabu dari dua lokasi.

Kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai seorang pengedar yang diduga kerap mengirim paket berisi sabu di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan di lapangan.

Seorang pria yang ciri-cirinya sesuai dengan target terlihat berada di depan sebuah rumah makan. RS kemudian diamankan, dan saat paket yang dibawanya diperiksa, ditemukan kristal sabu di dalamnya.

Penindakan di Cempaka Putih

Panit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ipda Agus Salim membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan kronologi penindakan berikut barang bukti yang diamankan.

"Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2026 telah mengamankan tersangka dengan inisial RS di daerah Cempaka Putih dengan barang bukti berupa tujuh paket yang berisi sabu," kata Agus kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Pada saat penangkapan, petugas menemukan tiga paket sabu di dalam paket yang dibawa RS dengan berat bruto masing-masing 5,08 gram, 5,10 gram, dan 10,02 gram.

Berdasarkan pemeriksaan awal, RS mengaku paket-paket sabu tersebut dibawa dari tempat tinggalnya di kawasan Jakarta Utara.

Pengembangan ke Kamar Kos dan Barang Bukti Sabu

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan ke kamar kos yang ditempati RS. Di lokasi itu, petugas kembali menemukan sejumlah paket sabu yang telah dikemas dalam berbagai wadah dan diduga siap diedarkan.

Selain sabu, turut disita timbangan digital, plastik klip, lakban bertuliskan FRAGILE, sejumlah paperbag, serta kantong kain. Perlengkapan tersebut diduga dipakai untuk mengemas sekaligus menyamarkan paket narkotika sebelum dikirim.

Secara keseluruhan, tujuh paket sabu diamankan dari dua lokasi dengan total berat bruto sekitar 31,48 gram.

Rekomendasi