9 Tanda Pasangan Mungkin Selingkuh, Ini Tanda yang Perlu Dicermati

Selingkuh jarang diakui terang-terangan. Kenali 9 perubahan sikap dan kebiasaan yang kerap muncul, beserta catatan penting sebelum menyimpulkan.

Kanaya Nanda Putri
Oleh Kanaya Nanda Putri - Reporter
9 Tanda Pasangan Mungkin Selingkuh, Ini Tanda yang Perlu Dicermati
Ilustrasi Peringkat Zodiak yang Paling Jarang Selingkuh (sumber: unsplash)

Perselingkuhan kerap tidak terungkap lewat pengakuan langsung. Sinyal awal justru muncul dari perubahan kecil pada sikap dan kebiasaan pasangan.

Pasangan yang biasanya terbuka bisa mendadak lebih tertutup. Ponsel yang dulu diletakkan begitu saja kini selalu dijaga. Waktu bersama berkurang, sementara alasan untuk lebih sering berada di luar rumah makin kerap terdengar.

Perubahan seperti ini wajar menimbulkan kecurigaan. Namun, tidak ada satu pun perilaku yang otomatis membuktikan selingkuh. Pergeseran sikap juga bisa dipicu persoalan dalam hubungan atau masalah pribadi lainnya. Lalu, apa saja perubahan yang patut dicermati?

Tanda Perubahan Saat Pasangan Diduga Selingkuh

Mengutip Verywell Mind, Jumat (2/10), tanda pasangan selingkuh dapat terlihat dari pola komunikasi hingga cara menggunakan ponsel.

Beberapa perubahan yang layak diperhatikan antara lain:

  • Pola komunikasi bergeser: pasangan menjadi lebih tertutup, jarang berbagi cerita, atau menghindari topik tertentu.
  • Lebih sering berada di luar rumah dengan alasan atau aktivitas baru yang sebelumnya tidak biasa dilakukan.
  • Perubahan penampilan, misalnya tiba-tiba lebih memperhatikan busana dan perawatan diri.
  • Mudah marah atau defensif ketika ditanya aktivitas maupun keberadaannya.
  • Menutupi penggunaan ponsel, seperti mengganti kata sandi, menyembunyikan layar, atau makin protektif agar isi ponsel tidak terlihat.
  • Sulit dihubungi pada waktu-waktu tertentu tanpa penjelasan yang jelas.
  • Perubahan dalam keintiman: kedekatan menurun atau pola keintiman bergeser.
  • Muncul masalah keuangan yang tidak biasa, termasuk pengeluaran yang sulit dijelaskan.
  • Sering berbohong atau menyampaikan cerita yang tidak konsisten tentang kegiatannya.

Kendati demikian, satu atau beberapa tanda di atas belum cukup untuk menyimpulkan adanya perselingkuhan. Kecurigaan perlu ditindaklanjuti dengan kejelasan, bukan langsung dianggap sebagai fakta.

Saat Orang Ketiga Adalah Sahabat Dekat

Situasi menjadi jauh lebih berat ketika orang ketiga dalam perselingkuhan ternyata sahabat sendiri.

Dikutip dari Beyond Affairs, kondisi ini kerap disebut sebagai double betrayal atau pengkhianatan ganda. Seseorang bukan hanya kehilangan rasa percaya pada pasangan, tetapi juga pada sahabat yang selama ini dianggap dekat.

Rasa kehilangan yang muncul pun biasanya lebih kompleks.

Yang dirasakan bukan sekadar berakhirnya hubungan romantis, melainkan juga hilangnya persahabatan, kenangan bersama, rasa aman di lingkar pertemanan, hingga relasi dengan teman-teman yang dimiliki bersama.

Proses pemulihan memerlukan waktu. Kejujuran, pengambilan tanggung jawab, penetapan batasan, dukungan orang terdekat, serta upaya membangun kembali rasa aman dapat menjadi bagian dari proses ini.

Pada tahap tertentu, seseorang juga perlu belajar mempercayai dirinya sendiri kembali dan, bila sudah siap, orang lain.

Perlukah Mengonfrontasi Sahabat? Pertimbangkan Dulu

Mengetahui sahabat terlibat dalam perselingkuhan dengan pasangan kerap memunculkan dorongan untuk segera meminta penjelasan.

Tidak ada satu jawaban yang cocok untuk semua orang tentang perlu atau tidaknya menghadapi sahabat tersebut.

Sebelum mengajak berbicara, pertimbangkan dulu tujuan percakapan: mencari informasi dan kejelasan, atau sekadar meluapkan kemarahan?

Jika percakapan berpotensi menambah luka, mengambil jarak dapat menjadi pilihan.

Dalam kondisi emosi yang masih sangat kuat, seseorang mungkin terdorong untuk membuang foto atau berbagai kenangan terkait hubungan tersebut. Keputusan seperti ini tidak harus diambil terburu-buru.

Memberi waktu pada diri sendiri untuk memproses kejadian dapat membantu menentukan langkah berikutnya dengan lebih tenang.

Perselingkuhan adalah pengalaman yang menyakitkan, dan proses pulih membutuhkan waktu. Ketika pengkhianatan melibatkan pasangan sekaligus sahabat, lapisan kehilangan yang dirasakan bisa semakin berat.

Selain mencari kejelasan, beri ruang bagi diri sendiri untuk memproses emosi, tetapkan batasan, dan cari dukungan agar tidak menghadapi situasi ini sendirian.

Rekomendasi