Insiden Eskalator Mundur di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Langkah Penanganan

Eskalator di Stasiun Duri mendadak bergerak mundur pada Sabtu pagi. KAI Commuter menyebut 12 pengguna luka ringan dan menjelaskan penanganannya.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Insiden Eskalator Mundur di Stasiun Duri, KAI Commuter Ungkap Langkah Penanganan
Perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor mengalami keterlambatan akibat tawuran warga di dekat jalur kereta api antara Stasiun Tebet dan Manggarai. (Istimewa)

Eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, mendadak bergerak mundur pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 07.45 WIB. KAI Commuter melaporkan 12 pengguna mengalami luka ringan akibat insiden ini.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah penumpang terjatuh dalam posisi terduduk. Narasi dalam unggahan itu menyebut eskalator yang semula mengarah naik tiba-tiba bergerak ke bawah.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan keterangan resmi mengenai penanganan kejadian tersebut.

"Gangguan terjadi pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5. Seluruh pengguna terdampak sudah dievakuasi, dan ditangani petugas kesehatan di Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri," ujar Karina melalui keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).

Karina menuturkan, petugas yang berdinas di peron 5 segera menghentikan operasional eskalator dan membantu proses evakuasi.

"Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal," ucapnya.

Berdasarkan pendataan internal, korban terdiri dari 10 orang dewasa dan dua anak. Rinciannya kemudian disampaikan Karina.

"Saat ini, 5 orang sudah melanjutkan perjalanan, 5 orang akan dirujuk ke RS Duta Indah dan 2 orang akan observasi lebih lanjut. Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan," kata Karina.

Area Eskalator Diamankan, Pemeriksaan Teknis Berjalan

Usai kejadian, KAI Commuter mensterilkan area eskalator dan menghentikan sementara penggunaannya. Pemeriksaan teknis dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas sekaligus memastikan aspek keselamatan.

Karina menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna dan menegaskan penyebab gangguan masih ditelusuri oleh tim terkait.

"Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dan kami akan memastikan penanganan dilakukan dengan baik. Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis," ujarnya.

KAI Commuter mengimbau pengguna mengikuti arahan petugas selama berada di Stasiun Duri, termasuk menggunakan akses alternatif yang disediakan selama eskalator belum beroperasi.

"KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan dan keamanan pengguna serta memastikan fasilitas pelayanan di stasiun mendapatkan pemeriksaan dan perawatan secara berkala," tutup Karina.

Rekomendasi