Kecelakaan Maut di Ciloto Cianjur Renggut Nyawa 4 Santri, 10 Lainnya Dirawat RSUD Tangerang

Para korban tengah dirawat di RSUD Kota Tangerang. Tenaga medis tengah melakukan observasi terhadap para korban.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Kecelakaan Maut di Ciloto Cianjur Renggut Nyawa 4 Santri, 10 Lainnya Dirawat RSUD Tangerang
Kecelakaan Maut di Ciloto Cianjur Renggut Nyawa 4 Santri, 10 Lainnya Dirawat RSUD Tangerang (Merdeka.com)

Kecelakaan Bus Elf di Ciloto, Jawa Barat, Selasa (24/10), yang merenggut nyawa empat orang santri, juga menyebabkan 14 orang lainnya terluka. Sepuluh di antaranya masih harus mendapat perawatan intensif.

Para korban tengah dirawat di RSUD Kota Tangerang. Tenaga medis tengah melakukan observasi terhadap santri yang menjadi korban.

Para korban tengah dirawat di RSUD Kota Tangerang. Tenaga medis tengah melakukan observasi terhadap santri yang menjadi korban.<br>
Dok. Istimewa

Direktur RSUD Kota Tangerang OU Taty Damayanti, menegaskan pihaknya menerima 14 santri yang diantarkan 16 ambulans.

"Jadi kemarin dikirim 16 ambulans. Dan sekarang sisa 10 yang kami tangani, karena 4 lainnya sudah pulang. Tiga santri pulang karena luka ringan dan satu santri meminta pulang paksa."

Direktur RSUD Kota Tangerang OU Taty Damayanti, Rabu (25/10).

Ke-10 santri yang tengah dalam observasi di RSUD Kota Tangerang dalam kondisi sadar.

Ke-10 santri yang tengah dalam observasi di RSUD Kota Tangerang dalam kondisi sadar.
Dok. Istimewa

"Sisanya 10 ini kondisi umum sadar, kesadaran bagus," jelas Taty.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari 10 santri yang dalam observasi tim medis RSUD, enam santri di antaranya segera menjalani operasi. "Rencana segera untuk operasi patah tulang, ada 6 santri ini mengalami patah tulang. Empat lainnya diobservasi secara umum oleh dokter penyakit dalam dan paru-paru,"kata Taty.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya Bus Elf dari Rumah Yatim Piatu dan Dhuafa Al-Um , yang mengangkut santri, menabrak tebing di jalan raya Puncak Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (25/10) dini hari. Atas kejadian itu, 4 orang dinyatakan meninggal dunia.

Rekomendasi