Malut United, Tim Tersubur Kedua, Siap Pertahankan Tren Positif di BRI Super League 2

Pelatih Hendri Susilo optimis Malut United dapat melanjutkan tren kemenangan saat hadapi Persijap di BRI Super League 2, meski tim lawan dalam kondisi terpuruk. Akankah Laskar Kie Raha raih 3 poin?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Malut United, Tim Tersubur Kedua, Siap Pertahankan Tren Positif di BRI Super League 2
Pelatih Hendri Susilo optimis Malut United dapat melanjutkan tren kemenangan saat hadapi Persijap di BRI Super League 2, meski tim lawan dalam kondisi terpuruk. Akankah Laskar Kie Raha raih 3 poin? (AntaraNews)

Malut United akan menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-11 BRI Super League 2 musim 2025-2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 November, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menyatakan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan sangat serius untuk laga ini. Ia optimistis dapat mempertahankan tren positif yang telah dibangun timnya dalam beberapa pertandingan terakhir.

“Kami sudah mempersiapkan tim dengan sangat serius. Alhamdulillah, semua pemain yang dibawa ke Jepara dalam keadaan sehat dan siap bermain. Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan tren positif," demikian pernyataan pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan.

Persiapan Matang Malut United Hadapi Tantangan

Selama satu pekan terakhir, Malut United telah menjalani persiapan maksimal untuk menghadapi Persijap. Meskipun tim harus menempuh perjalanan darat yang panjang dari Yogyakarta, hal tersebut tidak menyurutkan semangat dan kesiapan skuad.

Hendri Susilo menegaskan bahwa perjalanan darat yang memakan waktu hampir sembilan jam telah diantisipasi dengan penyesuaian program latihan. Tim dokter juga berperan aktif dalam memantau kondisi fisik para pemain untuk memastikan mereka tetap prima.

“Perjalanan darat hampir selama sembilan jam kami lalui. Situasi ini sudah kami antisipasi dengan menyesuaikan program latihan. Tim dokter juga membantu untuk memantau kondisi para pemain,” kata juru taktik berusia 59 tahun tersebut, menunjukkan profesionalisme Malut United.

Tren Positif Malut United dan Kondisi Kontras Persijap

Laskar Kie Raha datang ke Bumi Kartini dengan modal yang sangat meyakinkan, yakni empat kemenangan beruntun dari empat laga terakhir. Konsistensi ini menempatkan Malut United dalam posisi yang kuat di klasemen sementara Super League 2.

Secara ofensif, Malut United juga menunjukkan performa impresif dengan total 17 gol yang telah dilesakkan hingga pekan ke-10. Angka ini menjadikan Malut United sebagai tim tersubur kedua di liga, sejajar dengan Borneo FC Samarinda.

Di sisi lain, lawan mereka, Laskar Kalinyamat atau Persijap, tengah berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan. Tim asuhan Mario Lemos ini mencatat empat kekalahan beruntun dan baru satu kali meraih kemenangan di kandang sendiri hingga pekan ke-10.

Gawang Persijap telah kebobolan sebanyak 14 gol, dengan enam di antaranya terjadi pada menit ke-76 hingga menit ke-90. Periode waktu ini ironisnya juga menjadi salah satu waktu paling produktif bagi Malut United, yang telah menciptakan tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Strategi dan Kesiapan Pemain Malut United

Pelatih Hendri Susilo dan jajaran asisten pelatih telah menganalisis secara mendalam kekuatan Persijap. Ia mengidentifikasi bahwa Persijap bermain dengan kecepatan yang cukup tinggi, sebuah aspek yang telah disiapkan strateginya oleh Malut United.

“Saya dan para asisten pelatih sudah menganalisis kekuatan Persijap. Mereka bermain dengan kecepatan yang cukup tinggi. Kami pun telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasinya,” ucap Hendri, menegaskan kesiapan taktik timnya.

Dari kubu pemain, Wbeymar Angulo, perwakilan dari Malut United, memastikan bahwa ia dan rekan-rekannya telah menerima materi latihan dengan baik. Mereka siap untuk mengaplikasikan instruksi pelatih di lapangan demi meraih hasil maksimal.

“Tim pelatih telah memberikan informasi mengenai cara bermain dan kekuatan Persijap. Kami sudah siap untuk pertandingan besok dan semoga bisa kembali meraih tiga poin di sini,” ucap Angulo, menunjukkan kepercayaan diri tim. Untuk laga ini, Malut United harus bermain tanpa Yakob Sayuri karena akumulasi kartu kuning, sementara Fredyan Wahyu masih dalam tahap pemulihan cedera sejak musim lalu.

Pertandingan antara Persijap dan Malut United ini hanya akan terbuka untuk pendukung tuan rumah. Suporter Malut United dapat menyaksikan perjuangan Laskar Kie Raha melalui siaran langsung di stasiun televisi nasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi