Tahukah Anda? DJKI dan Kemenkumham Babel Perkuat Strategi Tingkatkan Permohonan Kekayaan Intelektual

DJKI bersama Kemenkumham Babel mengintensifkan strategi untuk mendorong pendaftaran Kekayaan Intelektual, khususnya di sektor kerajinan dan kelautan, demi potensi pengakuan global. Simak langkah konkretnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? DJKI dan Kemenkumham Babel Perkuat Strategi Tingkatkan Permohonan Kekayaan Intelektual
DJKI bersama Kemenkumham Babel mengintensifkan strategi untuk mendorong pendaftaran Kekayaan Intelektual, khususnya di sektor kerajinan dan kelautan, demi potensi pengakuan global. Simak langkah konkretnya! (AntaraNews)

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung kini memperkuat strategi mereka. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan secara signifikan permohonan Kekayaan Intelektual (KI) di wilayah tersebut. Fokus utamanya adalah pada sektor kerajinan dan kelautan yang memiliki potensi besar.

Rapat penting mengenai peningkatan permohonan Hak Cipta, Desain Industri, dan Indikasi Geografis ini dilaksanakan secara daring di Pangkalpinang. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu, memimpin rapat tersebut pada hari Jumat. Pertemuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak.

Penguatan strategi ini diharapkan dapat mempercepat pencatatan hak cipta dan desain industri. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat ekosistem Kekayaan Intelektual di Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, potensi ekonomi dari sektor-sektor tersebut dapat dimaksimalkan.

Kolaborasi Strategis untuk Peningkatan Kekayaan Intelektual

Peningkatan permohonan Kekayaan Intelektual memerlukan tim percepatan khusus untuk hak cipta dan desain industri. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual DJKI, Razilu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi erat dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, penggiat seni, serta pelaku UMKM kreatif di daerah.

Razilu juga menyoroti potensi besar pada indikasi geografis di sektor kerajinan, perikanan, dan kelautan. Menurutnya, sektor-sektor ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi mendapatkan pengakuan di tingkat global. Oleh karena itu, pengembangan Kekayaan Intelektual di area ini menjadi prioritas.

Data dan statistik permohonan Kekayaan Intelektual per provinsi tahun ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga Oktober 2025, capaian nasional telah mencapai 112 persen dari target tahun sebelumnya. Angka ini menandakan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan pendaftaran Kekayaan Intelektual di seluruh Indonesia.

Gerakan Akhir Tahun dan Komitmen Kemenkumham Babel

Sebagai langkah tindak lanjut dari capaian positif tersebut, DJKI menginisiasi sebuah program bernama Gerakan Akhir Tahun. Program ini dirancang untuk lebih mendorong peningkatan permohonan hak cipta dan desain industri. Sasaran utama dari gerakan ini adalah perguruan tinggi, para penggiat seni dan budaya, serta pelaku UMKM kreatif.

Razilu menyatakan harapannya terhadap gerakan ini. "Saya berharap selama periode aksi November hingga Desember 2025, jumlah pencatatan hak cipta dan pendaftaran desain industri dapat terus meningkat, sekaligus memperluas kemitraan dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi, komunitas, dan penggiat seni," ujarnya. Ini menunjukkan komitmen DJKI dalam memperluas jangkauan perlindungan Kekayaan Intelektual.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, turut menegaskan komitmennya. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah dalam proses pendaftaran Kekayaan Intelektual. Komitmen ini diharapkan dapat mempermudah akses dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melindungi karya mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi