Gempa Selayar: 201 Rumah Rusak, 60 Warga Luka Berat

"13 Gedung pemerintahan juga mengalami kerusakan," kata Abdul dalam keterangan tertulis diterima, Minggu (26/12).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Gempa Selayar: 201 Rumah Rusak, 60 Warga Luka Berat
Kerusakan akibat gempa di Laut Flores. ©2021 Antara

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, merilis data kerusakan, dampak gempabumi magnitudo 7,4 di Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Selasa (14/12) lalu. Menurut data dihimpun, terdapat 201 rumah rusak berat, 19 rumah rusak sedang dan 508 rumah rusak ringan.

"13 Gedung pemerintahan juga mengalami kerusakan," kata Abdul dalam keterangan tertulis diterima, Minggu (26/12).

Kemudian di Kecamatan Pasilambena, Abdul merinci juga terdampak kerusakan bangunan sebanyak 154 unit, rumah rusak ringan 235 dan kantor pemerintahan rusak ada 12 unit.

"Selain kerusakan bangunan, terdapat 60 warga mengalami luka berat. Kemudian, 3 ibu hamil di pengungsian dengan seorang ibu melahirkan saat di tempat tersebut," kelas Abdul.

Abdul menambahkan, data di Kecamatan Takabonerate mencatat, 1 unit rumah rusak berat dan 2 unit lainnya rusak sedang. Adapun di Kecamatan Pasimasunggu ada 6 unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Abdul memambahkan, ada seorang warga terdampak gempa bumi yang meninggal setelah dirawat selama 8 hari di RSUD KH Hayyung di Kota Benteng, Kepulauan Selayar.

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar didukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengirimkan tim trauma healing untuk mendampingi para warga yang masih trauma atas peristiwa gempabumi yang terjadi pada Selasa (14/12) lalu," tutur Abdul.

Selain itu, pemulihan warga juga dibantu oleh tim relawan seperti dari MDMC, PMI, Baznas, Tagana, RAPI, dan lintas unsur pentaheliks lainnya.

Abdul memastikan, Pemerintah pusat melalui BNPB telah memberikan dukungan dana siap pakai senilai Rp250 juta untuk operasional penanganan darurat.

"BNPB juga mengerahkan satu unit helikopter guna mendukung pendistribusian logistik di wilayah Kepulauan Selayar," kata Abdul.

Rekomendasi