Polisi menyebut pelaku pembakaran gedung sekolah di Pegunungan Bintang, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Polisi memastikan pelaku pembakaran gedung sekolah KKB setelah KKB Ngalum Kupel menyatakan bertanggung jawab atas pembakaran tersebut.Polisi juga menepis kabar pelaku dari kelompok lawan politik seperti beredar di masyarakat.
"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, kami memastikan pelaku pembakaran sekolah di berbagai wilayah di Kabupaten Pegunungan Bintang dilakukan KKB yang merupakan anak buah dari Lamek Tablo," kata Kapolres Pegunungan Bintang, Papua, AKBP Cahyo Sukarnito, Kamis (16/12). Dikutip Antara.
Menurut dia, dari laporan yang diterima, kelompok tersebut memiliki beberapa pucuk senjata diduga berasal dari reruntuhan helikopter TNI yang jatuh pada tanggal 28 Juni 2019 di kawasan Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang. Selain itu, KKB memiliki senjata rakitan namun belum dipastikan berapa banyak jumlahnya.
Dia sangat menyayangkan aksi pembakaran sekolah dan fasilitas umum lainnya yang dilakukan KKB karena berdampak pada pendidikan anak-anak dan pelayanan kesehatan.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus pembakaran sekolah atau fasilitas umum lainnya sehingga anak-anak dapat bersekolah dan warga yang sakit mendapatkan pengobatan," ujar dia.
Ketika ditanya situasi kamtibmas di Pegunungan Bintang, Cahyo mengatakan relatif kondusif namun anggota tetap bersiaga dan waspada.
"Saat ini kamtibmas relatif aman, kondusif, dan tetap terjaga," kata dia.