Truk Diadang Warga, Pembuangan Sampah Tangsel ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan kembali membahas persoalan pengadangan truk sampah asal Tangsel ke TPA Cilowong, Kota Serang. Mereka memutuskan akan menghentikan sementara pengiriman sampah ke tempat itu.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Truk Diadang Warga, Pembuangan Sampah Tangsel ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara
TPSA Cilowong. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan kembali membahas persoalan pengadangan truk sampah asal Tangsel ke TPA Cilowong, Kota Serang. Mereka memutuskan akan menghentikan sementara pengiriman sampah ke tempat itu.

"Untuk sementara kita pending dulu sampai ketemu titik temunya. Teman-teman di sana khususnya Dinas LH Kota Serang dan masyarakat yang tuntutannya belum dipenuhi," kata Kepala Bidang Persampahan DLH Tangsel, Wismansyah, Rabu (27/10).

Dia menyebutkan, setiap harinya sebanyak 400 sampai 500 ton sampah dari Tangsel dibuang ke TPA Cilowong,.

Wismanyah menerangkan, pengadangan truk sampah Tangsel oleh warga Serang, terjadi pada Selasa (26/10) malam. Padahal sebelumnya warga dan Pemkot Serang, menyepakati pengangkutan sampah asal Tangsel ke Serang bisa dilakukan pada malam hari.

"Iya itu terjadi semalam sekitar pukul 22.00 WIB warga menahan kendaraan truk sampah dari Tangsel, tidak boleh buang ke TPA Cilowong, Serang. Dan ada beberapa kendaraan yang dipaksa untuk membuang muatan sampah di kantor kelurahan dan kantor kecamatan, mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan baik," harapnya.

Dia memaparkan, ketika itu DLH Tangsel memberangkatkan 21 truk sampah ke TPA Cilowong. Namun, sebagian truk berisi sampah itu lebih dulu diadang warga sebelum tiba di TPA Cilowong.

"Yang jelas tadi malam yang keluar dari TPA Cipeucang jalan ke TPA Cilowong ada 21 truk. Tapi ada yang belum sampai sana sudah balik kanan, karena tahu ada warga yang mencegat truk. Kalau tidak salah ada lima truk yang diberhentikan warga. Ada juga beberapa truk yang sudah masuk ke TPA Cilowong jadi tidak sempat diberhentikan warga," kata dia.

Wismansyah juga menerangkan pihak DLH Tangsel sudah berkoordinasi dengan DLH Kota Serang. Mereka berupaya menyelesaikan gejolak penolakan pembuangan sampah Tangsel ke kota Serang oleh warga setempat.

"Bahwa mungkin ada pesan yang tidak sampai ke masyarakat, kami membuang semalam itu karena sebelumnya pada hari Selasa kemarin, sudah ada kesepakatan bahwa kita boleh membuang di atas pukul 19.00 WIB. Kita kaget juga sampai semalam ada penghadangan, berarti ada yang harus dikomunikasikan lagi dengan warga, karena DLH kota Serang, sudah bertemu dengan kelompok masyarakat Selasa malam, yang isinya bahwa truk sampah Kota Tangsel, boleh membuang tapi malam hari sampai pagi," katanya.

Rekomendasi