Delapan awak yang bertugas dalam kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan mencoba bunuh diri saat menjalani misi panjang di kawasan Timur Tengah. Informasi itu tertuang dalam surat Pelaksana Tugas Menteri Angkatan Laut AS Hung Cao kepada Senator Kirsten Gillibrand, dikutip dari BBC, Kamis (24/9/2026).
Surat tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan Gillibrand mengenai kondisi dan kesejahteraan para pelaut di tengah kekhawatiran yang meningkat. Keluarga awak sebelumnya menyuarakan memburuknya kesehatan mental serta beratnya situasi selama penugasan berkepanjangan sebagai bagian dari perang AS melawan Iran. USS Abraham Lincoln telah bertugas sejak November tahun lalu dan kini dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat. BBC menyebut telah menghubungi Angkatan Laut AS untuk meminta tanggapan.
Dalam suratnya, Cao menyatakan terdapat lima pendeta militer serta tenaga profesional kesehatan mental yang siaga di kapal untuk memenuhi "kebutuhan spiritual dan emosional para awak." Ia juga menyebut delapan pelaut yang mencoba bunuh diri berasal dari beragam unsur kelompok tempur: awak Lincoln, sayap udara kapal induk, staf kelompok tempur dan skuadron kapal perusak, kapal perusak pengawal, serta skuadron penerbangan yang berada di kapal.
Pihak Angkatan Laut AS mengakui adanya tantangan pasokan di USS Abraham Lincoln, namun membantah terjadi krisis kesehatan mental di kapal yang membawa sekitar 5.000 awak tersebut.
Cao menepis kekhawatiran meluas terkait kerusakan saluran air dan kelangkaan makanan segar. Ia mengakui ada "kerusakan pipa lokal" yang bersifat sementara serta masalah pada unit desalinasi reverse osmosis. Beberapa pilihan makanan sempat dikurangi dalam periode singkat.
Di sisi lain, Gillibrand yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata Senat AS mengkritik respons pemerintahan Trump terhadap laporan mengenai kondisi berat yang dialami para pelaut. Ia menyebut perlakuan terhadap anggota militer sebagai sesuatu yang "sepenuhnya tidak dapat diterima".
"Apa yang dianggap Trump dan Menteri Hegseth sebagai 'berita palsu' ternyata merupakan kondisi serius dan memburuk yang dialami anggota militer kami," kata Gillibrand dalam pernyataan kepada BBC pada Rabu.
"Pasukan kami dan keluarga mereka melakukan pengorbanan besar setiap hari, tetapi presiden justru merespons mereka dengan sikap tidak hormat secara terbuka," tambahnya.
Advertisement
Misi USS Abraham Lincoln Berulang Kali Diperpanjang
USS Abraham Lincoln berangkat dari California pada November menuju Laut China Selatan, sebelum kemudian digeser ke Timur Tengah menjelang serangan terhadap Iran pada Februari.
Penugasan yang awalnya dijadwalkan berakhir pada Mei beberapa kali diperpanjang.
Pada Agustus, kapal induk USS George Washington dikirim menggantikan USS Abraham Lincoln setelah penugasan yang berlangsung sembilan bulan.
Dalam perjalanan pulang, para pelaut sempat singgah di Thailand. Mereka mengunjungi bar, pusat perbelanjaan, dan kawasan pantai sebelum melanjutkan pelayaran kembali ke Amerika Serikat. Persinggahan itu menjadi kesempatan pertama mereka kembali menginjak daratan selama misi panjang.
Advertisement
KONTAK BANTUAN
Bunuh diri bukan solusi atas persoalan hidup. Jika Anda, teman, atau keluarga sedang berada dalam masa sulit, mengalami depresi, atau memiliki dorongan untuk bunuh diri, segera hubungi layanan kesehatan jiwa di fasilitas terdekat (Puskesmas atau Rumah Sakit).
Anda juga dapat mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Selain itu, tersedia Call Center 24 jam Halo Kemenkes di 1500-567 untuk pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, atau surat elektronik (surel) ke kontak@kemkes.go.id.