Festival kopi hingga lapis talas bakal semarakkan HKP di Bogor

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menggelar acara Peringatan Hari Krida Pertanian yang ditetapkan tanggal 21 Juni 2018 lalu. Acara akan digelar pada 27-29 Juli 2018 di Gelanggang Olahraga (GOR) Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Festival kopi hingga lapis talas bakal semarakkan HKP di Bogor
kopi. ©2012 Merdeka.com

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menggelar acara Peringatan Hari Krida Pertanian yang ditetapkan tanggal 21 Juni 2018 lalu. Acara akan digelar pada 27-29 Juli 2018 di Gelanggang Olahraga (GOR) Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah Provinsi Jabar terhadap para nelayan dan petani.

"Kami sangat mengapresiasi para pekebun, peternak dan nelayan dalam upaya meningkatkan kepemimpinan dan kemandirian petani dan nelayan melalui wadah KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), terus meningkatkan motivasi, pengetahuan dan keterampilannya dalam mewujudkan kemandirian pangan," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty, Jumat (20/7).

Nantinya, kata Siti, acara ini akan diisi oleh banyak stan-stan pameran produk hasil pertanian. "Konsep yang akan ditampilkan juga dirancang untuk menghadirkan nuansa pertanian yang kental dan berbudaya Sunda," kata Siti.

Siti berharap pameran ini nantinya akan banyak dihadiri oleh masyarakat umum khususnya kaum pelajar sekolah tingkat menengah, kalangan petani dan nelayan, dan seluruh pihak yang mempunyai perhatian penuh terhadap dunia pertanian di Jawa Barat.

"Dengan adanya lebih dari 200 stan ini, kita menargetkan pengunjung yang datang lebih dari 3.000 orang," ucap dia.

Siti mengatakan lewat pameran ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor juga akan meluncurkan varietas hasil pertanian antara lain padi, pepaya, pala dan rumput gajah.

Varietas-varietas baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para petani agar menjadi pengembangan baru serta dapat meningkatkan pemasaran hasil produksi pertanian dan perkebunan.

Selain pameran pertanian, acara ini juga akan diisi oleh banyak kegiatan, di antaranya Rembug Madya KTNA, peragaan pada masing-masing stan, temu wicara, talkshow, lomba-lomba, temu antar profesi, gelar teknologi, dll.

Dengan menggandeng PT Agrinesia dan Komunitas Pecinta Kopi, pameran ini juga akan menghadirkan banyak acara-acara menarik, yaitu launching Lapis Bogor Sangkuriang varian kopi, yang merupakan salah satu brand dari PT Agrinesia.

Selain itu ada juga pemecahan rekor muri "Food Platting Lapis Bogor Sangkuriang" yang akan disertifikasi oleh Indonesian Chef Association(ICA) dan Museum Rekor Indonesia, serta promo "buy 1 get 1 free" Lapis Bogor Sangkuriang.

Yang tak kalah seru, khusus bagi pecinta kopi, ada Festival Kopi Bogor yang diadakan oleh Komunitas Pecinta Kopi. "Festival tersebut akan memamerkan kopi-kopi khas Bogor yang tidak kalah enaknya. Berbagai stan menarik dari festival kopi juga akan dihadirkan," ujar dia.

Tidak hanya itu, kegiatan Hari Krida pertanian ini juga akan dimeriahkan oleh beberapa artis lokal dan ibu kota ternama.

Siti berharap, perayaan atas Hari Krida Pertanian ini dapat menjadi momentum penghargaan serta apresiasi bagi para petani dan nelayan agar mereka mampu menjadi petani dan nelayan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan motivasi dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Dengan adanya pemberian penghargaan tersebut juga akan dapat mendorong munculnya cipta karsa dan karya yang lebih besar dan berguna sehingga masa depan pertanian yang lebih baik dapat terwujud.

Rekomendasi