Wakapolri instruksikan tumpahan minyak di teluk Balikpapan diinvestigasi mendalam

"Seluruh elemen yang punya alat patroli, bukan hanya Polri, bisa Bea Cukai semuanya bertanggung jawab, apalagi di pelabuhan. Jangan sampai mencemarkan biota laut, merugikan masyarakat terutama nelayan," Syafruddin menandaskan.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Wakapolri instruksikan tumpahan minyak di teluk Balikpapan diinvestigasi mendalam
kebakaran kapal di Balikpapan. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Kepolisian meminta insiden tumpahan minyak dan terbakarnya kapal di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, segera diinvestigasi. Akibat peristiwa itu, sejumlah orang tewas.

Investigasi diharapkan fokus pada penyebab minyak tumpah ke laut yang memicu kebakaran. Jika minyak tersebut sengaja dibuang ke laut, itu merupakan tindak pidana yang tak dibenarkan.

"Ya kalau (sengaja minyaknya) dibuang, itu kejahatan. Nanti kita investigasi, kita akan cek Polda Kaltim," ujar Syafruddin di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta Selatan, Senin (2/4/2018).

Selain berbahaya, Syafruddin melanjutkan, tumpahan minyak tersebut juga dapat merusak biota laut. "Itu harus diinvestigasi siapa pelakunya, nanti kita akan instruksikan," sambung dia.

Jenderal bintang tiga itu menyatakan, kejadian semacam ini harus ditindak tegas untuk memberikan efek jera kepada pelakunya. Di samping itu, dia juga menekankan perlunya patroli di perairan untuk mencegah kejadian serupa.

"Seluruh elemen yang punya alat patroli, bukan hanya Polri, bisa Bea Cukai semuanya bertanggung jawab, apalagi di pelabuhan. Jangan sampai mencemarkan biota laut, merugikan masyarakat terutama nelayan," Syafruddin menandaskan.

Rekomendasi