Hidup mewah memang wah. Untuk mengurusi keperluan diri, kaum jetset kebanyakan mempekerjakan asisten pribadi. Si bos tinggal terima bersih apa yang dikerjakan pembantunya itu.Namun, beda hal jika si kaya tersandung kasus korupsi dan akhirnya masuk penjara. Segala sesuatu kini harus diurus sendiri. Mungkin karena mereka terlalu lemah, saat dipenjara mereka jatuh sakit. Padahal mereka masih muda.Pada akhirnya, mereka pun harus meminta izin KPK untuk berobat keluar tahanan. Berikut anak muda yang sakit saat ditahan KPK:
Advertisement
KPK mengabulkan permintaan tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet, Angelina Sondakh untuk berobat. Awal Mei tahun lalu, mantan Puteri Indonesia 2001 itu dibawa ke Rumah Sakit Khusus THT Bedah Proklamasi yang terletak di Jl Proklamasi, Jakarta Pusat.Sekitar pukul 14.20 WIB, Selasa (1/5) Angie keluar dari gedung KPK. Mengenakan blus coklat lengan panjang dipadu jins biru dan sepatu hak tinggi, Angie tampak pucat. Tapi dia tetap menebar senyum ke arah wartawan."Sinusnya saja kambuh. Sudah sejak lama," kata Angie ketika ditanya sakit apa.Dikawal dua petugas rutan KPK dan seorang Polwan, Angie dibawa dengan menggunakan mobil kijang Innova hitam B 1895 UFR. Tampak ayahanda Angie, Luki Sondakh juga ikut mengantar Angie.
Advertisement
Pada Maret tahun lalu, kondisi Nazaruddin – saat itu masih jadi terdakwa kasus wisma atlet - semakin memburuk setelah berada di Rutan Cipinang. Nazaruddin? pun terpaksa menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Abdi Waluyo.Kuasa hukum Nazaruddin, Hotman Paris Hutapea menjelaskan kondisi kesehatan kliennya yang semakin menurun dan akan menginap malam ini di RS Abdi Waluyo."Dia akan diopname sampai besok, besok kepastian opname akan dilanjutkan atau tidak," ujar Hotman Paris di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/3).Menurut Hotman, kliennya pernah punya riwayat penyakit jantung koroner dan dirawat di RS Elizabeth Singapura, dan sekarang penyakitnya itu kambuh lagi.??"Dulu dia pernah jantung dan sekarang kumat, maag juga dan tekanan darah rendah cuma 90/60. Kondisinya lemah," terang pengacara nyentrik ini.Hotman juga menjelaskan bahwa semua biaya pengobatan Nazaruddin selama di RS Abdi Waluyo ditanggung sendiri.
Advertisement
Terdakwa kasus dugaan korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) Fahd A Rafiq pernah meminta dirawat di rumah sakit karena penyakit saluran kencing yang dia derita.Fahd mengajukan permintaan itu kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam persidangan, Juli 2012."Saya kemarin ada ke dokter KPK, saya ada sakit. Dokter KPK saya rasa benar-benar dokter lah. Saya dirujuk ke rumah sakit karena ada penyakit yang lumayan, ada batu di saluran kencing. Surat dari dokter mau pun rutan sudah keluar," kata Fahd.Selanjutnya, anak pedangdut A Rafiq itu pun menyampaikan surat rekomendasi dokter KPK dan surat izin rutan KPK kepada majelis hakim. Menanggapi permintaanitu, Ketua Majelis Hakim Suhartoyo menyatakan tidak masalah jika Fahd berobat ke rumah sakit sepanjang ada disetujui pihak rutan.
Advertisement
Tersangka kasus dugaan suap sengketa pemilihan kepala daerah Lebak, Banten dan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Banten, TCW alias W (Tubagus Chaeri Wardana Chasan alias Wawan), batal mencicipi kursi pesakitan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin 24 Februari lalu.Menurut Jaksa KPK Edi Hartoyo, Wawan sejak kemarin sakit dan kondisinya tidak memungkinkan buat menjalani sidang."Pada hari ini (Senin 24/2) kami belum bisa menghadirkan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana Chasan karena dari kemarin ada rasa sakit maag dan vertigo. Kondisinya tidak memungkinkan dan dirujuk ke rumah sakit pemerintah," kata Jaksa Edi Hartoyo saat memulai sidang, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (24/2).Menurut Jaksa Edi, mereka akan melaporkan perkembangan kesehatan Wawan. Dia menyatakan, jika Wawan sehat, sidang bakal dilanjutkan pada Kamis (27/2) ini.Namun, pembacaan dakwaan hari ini terancam tertunda lagi lantaran adik Ratu Atut Chosiyah itu terserang Deman Berdarah (DBD) dan masih terbaring lemah di RS dr. Soekanto."Diagnosa awalnya sih DBD. Kan simptomnya DBD dan tifus hampir sama. Jadi diagnosa awal itu dia DBD keluar bintik merahnya ada, jadi kemungkinan besar DBD," kata salah satu anggota tim penasehat hukum Wawan, Sadli Hasibuan. di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, kemarin.
Advertisement
Tersangka kasus dugaan gratifikasi proyek P3SON Hambalang, AU (Anas Urbaningrum), akhirnya dibawa ke Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo hari ini.Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menjalani pemeriksaan gigi karena mengeluh sakit sejak pekan lalu. Kabar itu disampaikan oleh salah satu anggota tim penasihat hukum Anas, Handika Honggowongso, melalui pesan singkat, Selasa kemarin.Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan KPK yang mengizinkan kliennya berobat."Sekarang lagi menjalani pemeriksaan di RSCM, mudah-mudahan bisa segera sembuh sehingga nantinya bisa memperlancar penyidikan. Kami sampaikan terima kasih juga kepada pimpinan KPK yang sudah memberi izin berobat hari ini," tulis Handika.Selain berobat gigi, ke rumah sakit yang sama Anas juga akan mengobati sakit saraf di tulang belakangnya.