Kenapa Agusrin tak mau dieksekusi di Bengkulu?

Usai sidang PK siang ini, Agusrin akan menyerahkan diri ke LP Cipinang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kenapa Agusrin tak mau dieksekusi di Bengkulu?
merdeka.com/dok

Gubernur nonaktif Bengkulu Agusrin M Najamudin akan memenuhi panggilan eksekusi kejaksaan di Jakarta hari ini. Mengapa terpidana korupsi empat tahun penjara itu tidak mau dieksekusi di Bengkulu?"Kalau proses hukumnya di Bengkulu, saya takut akan terganggunya kondisi Bengkulu, khususnya terkait pendukung saya," kata Agusrin saat mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/4) untuk menghadiri sidang peninjauan kembali (PK).Agusrin tidak merinci apa yang akan menggangu pendukungnya jika eksekusi dilakukan di Bengkulu. Dia hanya mengatakan, "Nanti saya takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."Dia mengatakan permintaan eksekusi di Jakarta itu sudah dikabulkan oleh Kejaksaan. Usai sidang PK siang ini, Agusrin yang ditemani penasihat hukumnya, Yusril Ihza Mahendra, akan menyerahkan diri ke LP Cipinang.Soal PK yang diajukan Agusrin, Yusril mengatakan pihaknya memiliki empat novum (bukti baru) atas kasus dugaan korupsi dana bagi hasil Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Tanah dan Bangunan."Kami juga menemukan kesalahan fatal hakim MA di tingkat kasasi," ujar Yusril.

Rekomendasi