Persik Kediri Lepas Gelandang Serang Williams Lugo, Fokus Perkuat Lini Depan
Manajemen Persik Kediri mengumumkan perpisahan dengan gelandang serang Williams Lugo di bursa transfer paruh musim, sekaligus meminjamkan Sylvain Atieda, dan kini fokus mencari penyerang asing baru untuk memperkuat skuad Macan Putih.
Manajemen Persik Kediri membuat keputusan signifikan di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 dengan melepas gelandang serang asal Venezuela, Williams Lugo. Perpisahan ini dilakukan atas kesepakatan bersama antara klub dan pemain, setelah Lugo memberikan kontribusi yang cukup impresif selama membela Macan Putih. Selain itu, penyerang Sylvain Atieda juga dipinjamkan ke klub Championship Persekat Tegal untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi Persik Kediri untuk memperkuat skuad, khususnya di lini depan, menjelang putaran kedua kompetisi. Manajer Persik Kediri, M Syahid Nur Ichsan, menyatakan bahwa tim tengah berupaya keras mencari penyerang asing anyar yang haus gol, mengingat lini depan menjadi perhatian serius tim pelatih dan manajemen. Proses rekrutmen ini membutuhkan pertimbangan matang, termasuk aspek finansial, untuk memastikan pemain yang didatangkan benar-benar berkualitas.
Pengumuman ini disampaikan di Kediri pada hari Jumat, 23 Januari, dan menandai babak baru bagi Persik Kediri dalam upaya mereka mengarungi sisa musim. Para suporter Macan Putih diminta untuk bersabar menanti kedatangan amunisi baru yang diharapkan dapat mendongkrak performa tim di Super League 2025/2026.
Perpisahan dengan Williams Lugo
Williams Lugo, gelandang serang kelahiran 16 Desember 1996, telah resmi berpisah dengan Persik Kediri setelah direkrut pada awal musim 2024/2025. Manajer Persik Kediri, M Syahid Nur Ichsan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Lugo selama berseragam Macan Putih. “Persik Kediri dan Williams Lugo melakukan kesepakatan bersama. Persik Kediri berterima kasih atas semua kontribusi Williams Lugo selama bersama tim,” kata Syahid di Kediri.
Selama 13 pertandingan bersama Persik Kediri, Lugo mencatatkan satu gol dan dua assist, menunjukkan kualitasnya di lapangan. Penampilan terbaiknya terlihat saat dinobatkan sebagai Player of The Match ketika Persik Kediri menjamu Malut United di Stadion Brawijaya, di mana ia menyumbang dua assist untuk kemenangan 2-1.
Syahid yakin bahwa Lugo, sebagai pemain berkualitas, akan tetap menunjukkan performa terbaiknya di klub barunya nanti. Perpisahan ini menjadi langkah awal bagi Persik Kediri untuk melakukan penyegaran skuad dan mencari opsi pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim.
Sylvain Atieda Dipinjamkan ke Persekat Tegal
Selain Williams Lugo, pemain lain yang juga berpisah sementara dengan Persik Kediri adalah penyerang asal Prancis, Sylvain Atieda. Sylvain dipinjamkan ke klub Championship Persekat Tegal. Keputusan peminjaman ini didasari oleh rekomendasi dari tim pelatih dengan tujuan agar Sylvain mendapatkan lebih banyak menit bermain yang konsisten.
Selama bergabung dengan Persik Kediri, Sylvain Atieda hanya bermain sebanyak lima kali. Peminjaman ini diharapkan dapat membantu pengembangan karier Sylvain dan memberinya kesempatan untuk menunjukkan potensinya di liga yang berbeda. “Persik Kediri resmi meminjamkan Sylvain Atieda ke Persekat Tegal. Peminjaman ini juga atas rekomendasi tim pelatih agar Sylvain bisa lebih memperkaya menit bermain, selama bermain di Championship,” jelas Syahid.
Langkah peminjaman ini menunjukkan bahwa manajemen Persik Kediri tidak hanya fokus pada pelepasan pemain, tetapi juga pada pengembangan potensi pemain muda atau yang kurang mendapatkan menit bermain, demi kepentingan jangka panjang klub dan pemain itu sendiri.
Strategi Penguatan Skuad Macan Putih
Dengan kepergian Williams Lugo dan peminjaman Sylvain Atieda, Persik Kediri kini tengah berupaya keras untuk memperkuat skuadnya, terutama pada posisi yang ditinggalkan kedua pemain tersebut. Fokus utama adalah mencari sosok penyerang asing anyar yang memiliki naluri gol tinggi, mengingat lini depan menjadi perhatian serius tim pelatih dan manajemen.
Manajer M Syahid Nur Ichsan menekankan bahwa proses pencarian pemain baru membutuhkan waktu, perjuangan, serta pertimbangan finansial yang matang. “Kami ingin pemain yang benar-benar berkualitas. Beberapa opsi berada di level harga yang cukup tinggi. Sehingga prosesnya harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.
Persik Kediri meminta dukungan dan kesabaran dari suporter Macan Putih dalam menantikan amunisi baru. Manajemen berkomitmen untuk mendatangkan pemain yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sesuai dengan filosofi dan kebutuhan tim untuk menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026 dengan lebih kompetitif.
Sumber: AntaraNews