Pemilik Kios Terbakar Kalibata Dimintai Keterangan, Polisi Buru Pelaku
Pemilik kios terdampak insiden Kios Terbakar Kalibata mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan terkait kerugian, sementara polisi terus memburu para pelaku.
Pemilik kios yang menjadi korban dalam insiden Kios Terbakar Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025), mendatangi Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Kedatangan ini bertujuan untuk memberikan detail kerugian yang dialami akibat kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di kawasan tersebut. Pihak kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk membantu pengamanan para korban.
Salah satu pemilik kios, Henny Maria, mengungkapkan bahwa pemanggilan ini berkaitan dengan pendataan kerugian yang dideritanya. Ia berharap agar para pedagang kecil seperti dirinya bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman setelah peristiwa tragis tersebut. Insiden ini sebelumnya menewaskan dua orang penagih utang dan menyebabkan kerugian material yang signifikan.
Pihak kepolisian, melalui Polda Metro Jaya, telah mengestimasi total kerugian akibat kericuhan tersebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Kerugian ini mencakup warung, sepeda motor, mobil, serta kerusakan kaca rumah warga. Selain itu, polisi juga telah berhasil menangkap sejumlah terduga pelaku pembakaran yang kini sedang dalam proses pengembangan lebih lanjut.
Pemilik Kios Ungkap Kerugian dan Harapan Pemulihan
Henny Maria, salah satu pemilik kios yang terdampak dalam peristiwa Kios Terbakar Kalibata, memberikan keterangannya di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (02/01/2026). Ia menjelaskan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh penyidik berfokus pada rincian kerugian yang dialaminya. Menurut Henny, penyidik menanyakan secara spesifik barang-barang apa saja yang rusak atau hilang akibat insiden tersebut, serta meminta kesaksian mengenai kejadian.
"Bahwa kita tuh dirugikan, apa saja barang-barang yang dirugikan, terus saksi kejadian, itu yang ditanyakan sih tadi lebih ke situ," kata Henny, tanpa bisa menyebutkan jumlah pasti pertanyaan yang diajukan. Ia juga mengapresiasi bantuan pengamanan dari pihak kepolisian, terutama jika ada ancaman terhadap keselamatan para korban.
Henny Maria menyampaikan harapannya agar para pedagang yang menjadi korban dapat segera berdagang kembali dengan aman dan nyaman. Ia menekankan bahwa para pedagang di Kalibata adalah rakyat kecil yang hanya mencari nafkah sehari-hari. "Ya, kami berharap bisa mendapat perhatian dan mungkin pemulihan untuk kondisi ini," tambahnya, berharap pemerintah dan pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi mereka.
Mengenai identitas pelaku pembakaran, Henny mengaku belum bisa memberikan detail lebih lanjut. Ia menyerahkan sepenuhnya wewenang tersebut kepada pihak kepolisian. "Untuk itu kami terus terang aja belum ada informasi detailnya, cuma sempat sudah disampaikan hal tersebut sih," jelasnya.
Kerugian Capai Miliaran Rupiah dan Penangkapan Pelaku Pembakaran
Insiden kerusuhan dan Kios Terbakar Kalibata pada Kamis (11/12/2025) tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga kerugian material yang sangat besar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, dalam konferensi pers pada Sabtu (13/12/2025), menyatakan bahwa estimasi kerugian mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Kerugian tersebut mencakup berbagai aset, mulai dari warung atau kios milik pedagang, sepeda motor, mobil, hingga kerusakan pada kaca rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Angka ini menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Menanggapi insiden tersebut, Polda Metro Jaya telah bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin, mengonfirmasi pada Rabu (31/12/2025) bahwa pihaknya telah berhasil menangkap terduga pelaku pembakaran. "Bahwa untuk pelaku pembakarannya kami sudah melakukan penangkapan," ujarnya.
Meskipun demikian, Kombes Polisi Iman belum merinci jumlah pasti maupun identitas para terduga pelaku. Ia hanya menyebutkan bahwa jumlah pelaku lebih dari satu orang dan saat ini sedang dalam proses pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya. Penangkapan ini menjadi langkah penting dalam mengungkap motif dan seluruh pihak yang terlibat dalam kerusuhan Kalibata.
Sumber: AntaraNews