Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkes: Lebih dari 75 Persen Hepatitis Akut Serang Anak di Bawah 5 Tahun

Menkes: Lebih dari 75 Persen Hepatitis Akut Serang Anak di Bawah 5 Tahun Hepatitis Misterius pada Anak Bikin Resah, Ini Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan. ©Shutterstock

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah dan dunia masih terus meneliti penyebab hepatitis akut. Data sementara, lebih dari 75 persen hepatitis akut menyerang anak kurang dari 5 tahun.

"Hepatitis akut ini lebih dari 75 persen menyerang anak di bawah 5 tahun," katanya pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kepulauan Riau, Rabu (18/05).

Budi mengatakan hepatitis akut masuk ke tubuh manusia melalui makanan. Karena itu, dia mengingatkan masyarakat untuk memastikan makanan yang akan dikonsumsi anak bersih dan sudah dimasak.

Selain itu, dia mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya. Pastikan anak selalu rajin mencuci tangan.

"Jadi pastikan ibu-ibu, ini tugas ibu-ibu, memastikan anak-anak mau main itu selalu jangan masukin makanan sebelum cuci tangan. Dan harus selalu minum air yang sudah dimasak," ujarnya.

Menurut lulusan Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Bila anak menunjukkan gejala hepatitis, maka segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Gejala yang terjadi pada kasus hepatitis akut di Indonesia ialah demam, hilang nafsu makan, muntah, mual, jundice, dan perubahan warna urin. Lalu nyeri bagian perut, diare akut, lethargy, myalgia, sesak napas, perubahan warna feses, dan gatal.

Kondisi Kasus Dugaan Hepatitis Akut di RI

Kementerian Kesehatan mencatat ada 14 kasus yang dapat disebut sebagai diduga hepatitis akut di Indonesia. Mayoritas kasus ini dialami anak di bawah 5 tahun.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril merinci kasus diduga hepatitis akut yang belum diketahui penyababnya itu. Yakni, 0 sampai 5 tahun 7 orang, 6 sampai 10 tahun 2 orang, dan 11 sampai 16 tahun 5 orang.

"Nah kelompok umur terbanyak adalah di bawah 5 tahun 7 orang. Berarti 50 persen," jelas Syahril dalam konferensi pers, Rabu (18/5).

Bila dilihat dari jenis kelaminnya, mayoritas kasus diduga hepatitis akut ialah laki-laki. Tercatat 9 laki-laki dan 5 perempuan.

Syahril menyebut, dari total kasus diduga hepatitis akut, 6 di antaranya meninggal dunia. Rincian kasus meninggal ini ialah berusia 2 bulan, 8 bulan, 9 bulan, 1 tahun, 8 tahun, dan 14 bulan.

"Masih dirawat 4 orang. Sedangkan yang sudah dipulangkan karena sudah sembuh 4 orang," ucapnya. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP