Menkes dan Gubernur Tinjau RSUD Maba, Perkuat Layanan Kesehatan Halmahera Timur
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Maluku Utara meninjau RSUD Maba di Halmahera Timur, menegaskan komitmen penguatan layanan kesehatan Halmahera Timur demi pemerataan akses medis berkualitas. Kunjungan ini memastikan kesiapan infrastru
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda baru-baru ini melakukan peninjauan infrastruktur RSUD Maba di Halmahera Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat layanan kesehatan di provinsi kepulauan tersebut.
Gubernur Sherly Tjoanda menyatakan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan rumah sakit rujukan tersebut sebelum diresmikan dan dioperasikan secara penuh. RSUD Maba diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan optimal serta menjadi fasilitas penting bagi masyarakat setempat.
Rumah sakit Tipe C ini memiliki gedung medis tiga lantai yang dibangun melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan kontraktor pelaksana. Keberadaannya diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan rujukan medis, khususnya bagi warga di wilayah pesisir dan kepulauan yang selama ini mungkin kesulitan akses.
Fokus Infrastruktur dan Kesiapan Operasional
Dalam kunjungan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin secara langsung meninjau berbagai unit layanan di RSUD Maba. Ia memeriksa mulai dari ruang rawat inap, poliklinik, hingga fasilitas penunjang medis lainnya yang telah tersedia di rumah sakit baru ini.
Menkes menilai tata ruang, alur pelayanan, serta kesiapan infrastruktur RSUD Maba telah memenuhi standar awal operasional yang ditetapkan. Menurutnya, penataan ruangan di rumah sakit ini sudah tertata dengan baik dan siap untuk segera digunakan.
Pemeriksaan menyeluruh ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa aspek fisik dan fungsional rumah sakit telah siap sepenuhnya untuk melayani masyarakat. Hal ini merupakan langkah penting sebelum operasional penuh dapat dimulai demi kenyamanan pasien.
Strategi Penguatan SDM Kesehatan
Selain kesiapan fisik, pemerintah juga memfokuskan perhatian pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di RSUD Maba. Menkes Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya ketersediaan tenaga medis yang kompeten dan profesional.
Pada tahap awal operasional, pemerintah pusat akan mengirimkan tenaga medis melalui skema penugasan khusus selama satu tahun. Ini dilakukan sembari mendorong pemerintah daerah untuk proaktif menyiapkan tenaga kesehatan lokal secara berkelanjutan di masa mendatang.
Menkes berharap pemerintah daerah dapat merekrut putra-putri Maluku Utara atau menyekolahkan mereka untuk menjadi tenaga kesehatan. Langkah strategis ini bertujuan menjamin kesinambungan mutu layanan dan membangun kemandirian SDM medis lokal dalam jangka panjang.
Sinergi Pusat-Daerah dan Harapan Peresmian
Kunjungan kerja ini menegaskan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan layanan kesehatan berkualitas. Kolaborasi ini penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan kesiapan SDM dan tata kelola layanan yang profesional.
Terkait jadwal peresmian RSUD Maba oleh Presiden, Menkes menyebut pihaknya masih menunggu kepastian agenda. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Kami masih menunggu jadwal dan kesiapan Bapak Presiden,” ujarnya, menunjukkan antusiasme terhadap peresmian ini.
Pembangunan dan persiapan RSUD Maba menjadi contoh konkret komitmen pemerintah dalam menyediakan akses kesehatan yang merata. Hal ini menunjukkan upaya serius dalam menghadirkan fasilitas medis yang profesional di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Sumber: AntaraNews