Kotawaringin Timur Pastikan Layanan Kesehatan Siaga Penuh Selama Libur Lebaran 1447 H
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menjamin layanan kesehatan tetap optimal dan siaga penuh selama libur Lebaran 1447 H, memastikan masyarakat mendapatkan akses medis tanpa hambatan.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya beroperasi optimal selama masa cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kesiagaan ini bertujuan untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan medis yang dibutuhkan tanpa terkendala libur panjang. Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Umar Kaderi, menegaskan bahwa pelayanan medis tidak boleh terhenti meskipun Aparatur Sipil Negara (ASN) memperoleh jatah libur.
Instruksi telah diberikan kepada seluruh Puskesmas agar Unit Gawat Darurat (UGD) tetap aktif 24 jam dengan sistem shift jaga. Ini berarti tidak ada libur bagi Puskesmas, baik yang berada di dalam maupun luar kota Sampit. Pengaturan jadwal piket tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas telah disusun cermat untuk memenuhi hak cuti pegawai sekaligus menjaga pelayanan publik.
Kesiapan ini merupakan antisipasi terhadap tingginya mobilitas masyarakat dan barang selama periode Lebaran yang kerap meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan. Dinas Kesehatan Kotim telah menyiapkan penambahan personel, peralatan medis, serta ketersediaan obat-obatan untuk menghadapi potensi peningkatan pasien. Langkah proaktif ini diambil demi kenyamanan dan keselamatan warga selama perayaan Idul Fitri.
Kesiagaan Puskesmas dan Rumah Sakit 24 Jam
Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur telah menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk mengaktifkan UGD selama 24 jam penuh. Sistem shift jaga diterapkan guna memastikan ketersediaan tenaga medis yang memadai di setiap waktu. Kebijakan ini berlaku untuk semua Puskesmas, baik di perkotaan maupun pedesaan, guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Umar Kaderi, operasional UGD 24 jam sebenarnya merupakan rutinitas harian yang ditingkatkan perhatiannya saat Lebaran. “Puskesmas sudah kita instruksikan agar UGD tetap aktif 24 jam dengan sistem shift jaga. Jadi tidak ada libur bagi Puskesmas, baik di luar kota maupun dalam kota,” ujarnya. Penegasan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas layanan kesehatan.
Selain tenaga medis, kesiapan juga mencakup peralatan dan ketersediaan obat-obatan yang esensial. Dinas Kesehatan Kotim siap menambah personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan, memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat. Persiapan matang ini diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan kasus atau kebutuhan medis yang mungkin terjadi.
Tim Medis di Posko Terpadu Jalur Mudik
Selain menyiagakan fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur juga menerjunkan tim medis untuk mendampingi posko-posko terpadu. Posko-posko ini didirikan oleh Polres Kotawaringin Timur di berbagai titik strategis. Penempatan tim medis di lokasi-lokasi ini bertujuan untuk memberikan bantuan pertama secara cepat.
Tim medis disebar di area-area krusial seperti pelabuhan, lokasi wisata, dan jalur mudik yang diprediksi akan padat. Keberadaan mereka sangat penting untuk menangani situasi darurat yang mungkin timbul akibat mobilitas tinggi. Ini termasuk penanganan kecelakaan lalu lintas atau kondisi kesehatan mendadak lainnya.
Langkah kolaboratif antara Dinas Kesehatan dan Polres Kotawaringin Timur ini menunjukkan sinergi antarlembaga pemerintah. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pemudik serta wisatawan. Kesiapan ini mencerminkan upaya komprehensif pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat selama libur Lebaran.
Sumber: AntaraNews