Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketua KPU Sebut Kotak Suara Berbahan Kardus Didesain Tahan Air

Ketua KPU Sebut Kotak Suara Berbahan Kardus Didesain Tahan Air Perbaikan kotak suara. ©2014 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggunakan bahan kardus kedap air yang dijadikan sebagai kotak suara pada pemilu 2019 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman.

"Dalam perlakuan yang normal dia mampu menahan, kedap air," kata Arief di KPU, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Kendati demikian, kotak suara tersebut tak mampu untuk menahan air dalam intensitas yang cukup tinggi seperti halnya tak mampu menahan genangan air banjir.

"Yang harus saya informasikan kepada anda, kotak suara ini didesain untuk menjalankan fungsi sebagai kotak suara bukan untuk menjalankan fungsi untuk menahan api menjalankan fungsi untuk menahan banjir bukan, ya," jelasnya.

"Kalau kena banjir direndam di air ya jelas rusak, di bakar ya rusak, kebakar. Tapi kotak ini di desain untuk menjalankan fungsi sebagai kotak suara menyimpan dokumen, mengamankan dokumen, diangkat aman tidak jebol ketika diangkat. Itu fungsi-fungsi kotak suara bukan kemudian kotak suara itu ditiduri," sambungnya.

KPU, kata Arief, telah melakukan kajian dalam memilih bahan kotak suara. Mulai dari berat hingga ketahanan bahan kotak suara.

"Masa ditidur jebol pak, ya jangan ditidurin wong kotak suara itu di desain bukan untuk di tidurin. Makanya diukur berat isinya berapa? Kami sudah menghitung surat suara pemilu presiden beratnya sekian gram, dikalikan jumlah pemilih berapa,jumlah formulir yang masuk, semua dihitung jumlahnya sekitar 1,8 kilogram. Sangat cukup wong itu 70 kilo saja cukup kok jadi sudah kita hitung semua," tegasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP