Bank Indonesia (BI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di berbagai daerah di Indonesia. Kali ini, BI memperkuat peran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Langkah ini merupakan bagian dari sinergi dan upaya bersama untuk mengakselerasi Digitalisasi Daerah Sitaro, khususnya dalam transaksi pemerintah daerah.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, di Manado pada Sabtu, 1 Agustus, menjelaskan bahwa penguatan ini bertujuan untuk meningkatkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) di wilayah tersebut. Meskipun Kabupaten Kepulauan Sitaro telah memperoleh predikat “Digital” pada Semester II 2025 dengan tren peningkatan IETPD yang positif, capaian ini masih di bawah rata-rata kabupaten/kota lain di Sulawesi Utara.
Oleh karena itu, Joko Supratikto menegaskan bahwa diperlukan komitmen kuat dari pimpinan daerah dan sinergi yang erat antar pemangku kepentingan untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Komitmen dan sinergi tersebut tercermin melalui penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), serta pemberian insentif transaksi non-tunai. Selain itu, penyusunan rencana aksi yang terukur juga menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong Digitalisasi Daerah Sitaro.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Sitaro
Secara umum, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Siau menunjukkan tren yang sangat baik dari tahun 2024 hingga 2025. Peningkatan ini bahkan memiliki selisih di atas rata-rata kabupaten dan kota lain di Sulawesi Utara, sebuah indikasi positif terhadap upaya Digitalisasi Daerah Sitaro.
Meskipun demikian, capaian yang menggembirakan ini perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan diperluas cakupannya. Hal ini penting dalam rangka memperluas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah secara menyeluruh ke berbagai sektor.
Perluasan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, yang merupakan salah satu pilar tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat, memastikan pelayanan yang lebih cepat dan akuntabel.
Advertisement
Bank Indonesia melihat bahwa dengan komitmen yang berkelanjutan, Kabupaten Kepulauan Sitaro memiliki potensi besar untuk menjadi contoh sukses dalam implementasi ETPD. Dukungan penuh dari berbagai pihak akan memastikan bahwa Digitalisasi Daerah Sitaro dapat memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warganya.
Advertisement
Komitmen Pemerintah Daerah dan Sinergi Perbankan untuk Digitalisasi Sitaro
Plt. Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara. Apresiasi ini diberikan atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung Digitalisasi Daerah Sitaro, khususnya pada transaksi keuangan di wilayahnya.
Heronimus juga berharap agar kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dan Bank RKUD dapat terus diperkuat di masa mendatang. Penguatan kolaborasi ini sangat penting guna mempercepat proses digitalisasi keuangan daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sitaro menyampaikan tiga arahan utama yang menjadi fokus bagi seluruh pemangku kepentingan. Arahan ini diharapkan dapat menjadi panduan strategis dalam mengakselerasi Digitalisasi Daerah Sitaro dan meningkatkan efektivitas ETPD.
Advertisement
Berikut adalah tiga arahan utama dari Plt. Bupati Sitaro untuk mendukung percepatan Digitalisasi Daerah Sitaro:
Sumber: AntaraNews