Ribuan warga dari berbagai wilayah di Indonesia memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara keagamaan ini berlangsung dari pukul 17.00 hingga 21.30 WIB dan menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta, yang sebagian besar mengenakan pakaian serba putih, menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan.
Sejumlah warga yang hadir menyampaikan apresiasi positif terhadap sarana dan prasarana yang disediakan oleh panitia penyelenggara. Ketersediaan fasilitas yang memadai dinilai sangat membantu kenyamanan para jemaah dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Hal ini menunjukkan keseriusan panitia dalam memastikan kelancaran dan kekhidmatan Zikir Kebangsaan Monas.
Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas, dengan perkiraan jumlah hadirin mencapai 100 ribu orang. Antusiasme ini tidak hanya terlihat dari keramaian di lokasi, tetapi juga dari tanggapan positif yang disampaikan langsung oleh para peserta mengenai pengalaman mereka selama acara berlangsung.
Advertisement
Advertisement
Apresiasi Warga atas Fasilitas Nyaman di Zikir Kebangsaan Monas
Aliyah (58), seorang Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Babakan Peundeuy, Sukabumi, Jawa Barat, mengungkapkan kepuasannya terhadap fasilitas yang tersedia. "Di sini enak, ada toilet, deket tempat wudhu," ujar Aliyah saat ditemui di Monas, Jakarta, Sabtu. Ia menambahkan bahwa ketersediaan fasilitas dasar tersebut sangat membantu kenyamanan para jemaah.
Meskipun memilih duduk agak jauh dari panggung utama, Aliyah merasa tidak kehilangan momen penting acara. Ia merasa cukup dengan adanya layar lebar yang menayangkan aktivitas di panggung utama, ditambah dengan pengeras suara yang terpasang di area luar. "Di sini kami lihat ada video. Cukup, alhamdulillah," kata Aliyah, menunjukkan bahwa teknologi visual dan audio berhasil menjangkau seluruh area acara.
Pengelolaan sarana dan prasarana yang baik ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat ribuan warga merasa nyaman. Ketersediaan fasilitas seperti toilet dan tempat wudhu yang mudah dijangkau sangat vital untuk acara berskala besar yang melibatkan banyak orang. Hal ini berkontribusi pada pengalaman positif para peserta Zikir Kebangsaan Monas.
Advertisement
Advertisement
Santri Gembira Terima Bingkisan dari Istana Kepresidenan
Kebahagiaan juga dirasakan oleh Muhammad Daffa Syabana (14), seorang santri dari salah satu pondok pesantren di Bekasi, Jawa Barat. Daffa menyampaikan kegembiraannya atas bingkisan yang ia peroleh dari panitia penyelenggara. Sembari membuka bingkisan berwarna biru muda, ia menunjukkan sajadah dan sarung yang didapatkan.
"Alhamdulillah seneng. Nanti bakal dipakai," ujar Daffa dengan antusias. Bingkisan tersebut merupakan suvenir dari Istana Kepresidenan Republik Indonesia, yang berupa sajadah dan seperangkat alat shalat, yakni mukena untuk perempuan dan sarung untuk laki-laki.
Senada dengan Daffa, Muhammad Sadam (14) juga mengekspresikan suka citanya setelah memperoleh sajadah dan sarung dari panitia. Selain seperangkat alat shalat, Sadam juga menyebutkan bahwa panitia menyediakan makanan ringan dan minuman yang dibagikan di dalam bus. "Dapat (konsumsi) di bus. Iya, dikasihnya di bus," ucap Sadam. Pembagian konsumsi ini menambah kenyamanan peserta selama perjalanan dan selama acara.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Tinggi dan Persiapan Matang Zikir Kebangsaan Monas
Ribuan warga berbalut pakaian serba putih memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan. Kementerian Agama memperkirakan gelaran ini dihadiri oleh sekitar 100 ribu orang dari berbagai wilayah di Indonesia. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang sekaligus memperingati momen penting bangsa.
Kegiatan ini dirancang terbuka untuk umum dan berlangsung selama kurang lebih empat setengah jam, dari pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Penyelenggaraan Zikir dan Doa Kebangsaan ini merupakan bagian dari helatan menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, memberikan nuansa spiritual dalam perayaan hari kemerdekaan.
Persiapan matang dari panitia, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai dan bingkisan untuk peserta, berhasil menciptakan pengalaman positif bagi para hadirin. Keberhasilan acara ini tidak hanya terletak pada jumlah peserta yang besar, tetapi juga pada kepuasan dan kenyamanan yang dirasakan oleh setiap individu yang terlibat dalam Zikir Kebangsaan Monas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews