Isi Pembahasan Prabowo-Presiden Afsel: dari Ekonomi hingga Singgung Nelson Mandela
Kedua negara mencatat peningkatan signifikan dalam perdagangan selama lima tahun terakhir.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pertemuan bilateral antara dirinya dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa berlangsung produktif, khususnya di bidang ekonomi.
Kedua negara mencatat peningkatan signifikan dalam perdagangan selama lima tahun terakhir. Namun, masih terdapat potensi untuk memperluas dan menyeimbangkan nilai perdagangan Indonesia-Afrika Selatan.
"Kami ingin mengambil langkah-langkah untuk mungkin memiliki perjanjian perdagangan preferensial atau perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif di masa ketidakpastian ekonomi internasional ini," kata Prabowo saat pernyataan pers bersama usai bilateral di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (22/10).
Selain bidang ekonomi, Prabowo menekankan pentingnya mempercepat implementasi perjanjian kerja sama pertahanan yang telah disepakati pada tahun 2023. Kedua pemimpin negara juga membahas kerja sama di bidang pertanian, energi, ilmu pengetahuan, dan pendidikan.
"Kami akan mengirimkan (delegasi) Indonesia, seperti yang diminta oleh Presiden Afrika Selatan, kemungkinan jika kami dapat mengirimkan tim teknis, delegasi teknis untuk membahas program-program konkret di bidang-bidang utama yang dapat maju dengan pesat," tuturnya.
Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kunjungan serta persahabatan yang terus berkembang antara kedua negara. Dia menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Afrika Selatan di masa mendatang.
"Sekali lagi, saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tulus atas kunjungan Anda, atas persahabatan, solidaritas, dan kerja sama yang terus terjalin antara Indonesia dan Afrika Selatan. Kami berkomitmen untuk memajukan kemitraan strategis kami dengan Afrika Selatan," tutur Prabowo.
Kagumi Nelson Mandela
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap sosok mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Prabowo menyebut Nelson Mandela merupakan pahlawan dan ikon baginya.
"Presiden Anda yang hebat, Bapak Nelson Mandela, sangat dikagumi di Indonesia. Secara pribadi, beliau adalah salah satu pahlawan dan ikon saya," kata Prabowo.
Nelson Mandela terkenal sebagai sosok yang konsisten melawan apartheid, sebuah sistem diskriminasi rasial di Afrika Selatan. Dia menjadi simbol perdamaian dan keseteraan di seluruh dunia.
Prabowo menceritakan dirinya memajang foto Nelson Mandela di kantor DPP Partai Gerindra. Bahkan, Prabowo mengaku foto Mandela dipajang dengan ukurang yang sangat besar.
"Jika Anda datang ke kantor pusat partai saya, akan ada foto Nelson Mandela yang sangat besar," ujarnya.
Menurut dia, Afrika Selatan merupakan salah satu negara yang sangat dikagumi. Prabowo menyebut Indonesia-Afrika Selatan memiliki sejarah yang sama, karena negara bekas jajahan.
"Kita berada di bawah penjajahan selama ratusan tahun, sehingga kami merasa mengidentifikasi diri dengan perjuangan panjang Anda untuk kebebasan," tutur Prabowo.