Gerindra Desak PSI Minta Maaf Soal Larangan Poligami

Jumat, 8 Februari 2019 22:19 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Gerindra Desak PSI Minta Maaf Soal Larangan Poligami Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade. ©2019 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade berkomentar soal pelaporan Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie ke Bareskrim Mabes Polri terkait kebijakan larangan poligami.

Menurutnya, Grace tak etis melarang ajaran Islam yang diperbolehkan. Dia mengatakan, langkah Grace bisa masuk kategori penistaan agama. Andre ingin Grace mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada umat yang merasa.

"Grace bisa dikategorikan menista agama. Mengharamkan yang halal, poligami itu boleh, tapi ada syarat ketentuan yang berlaku. Saran saya Grace tinggal minta maaf, mengakui kesalahan ya selesai gak usah diperpanjang di hukum. Mungkin ketidaktahuan Grace kan, apalagi dia bukan muslim sehingga dia tidak tahu," katanya kepada wartawan, Jumat (8/2).

Andre melihat pelaporan tersebut masuk akal. Pasalnya, keinginan Grace untuk melarang poligami menyakiti umat muslim. Dia menyerahkan laporan hukum tersebut kepada ke polisian.

"Kami menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian, itu kan urusan teman teman umat islam, bang Novel yang merasa pernyataannya Grace menghina umat Islam, karena poligami kan diperbolehkan dalam Islam. Halal," kata Andre.

"Masuk akal kalau bang Novel dan Kawan kawan melaporkan karna Grace itu bukan muslim tapi menghina ajaran muslim," ujarnya.

Jubir Prabowo-Sandi ini menyerahkan kepada ahli terkait dan kepolisian masuk tidaknya unsur penistaan agama terhadap Grace. Yang penting Andre mengingatkan PSI jangan enteng mengharamkan yang dihalalkan ajaran Islam.

"Yang jelas jangan mengharamkan yang halal, terus jangan mencap, menstigma poligami itu salah, karena di Islam itu diperbolehkan, dipercontohkan oleh Rasullah Shallallahu Alaihi Wasallam, manusia paling mulia di dunia ini. Siapa Grace? siapa Giring Nidji gitu lho?," ujar Andre.

Andre minta PSI tak menyoalkan hal hal sensitif. Menurutnya, PSI adalah Partai Sensasional Indonesia yang kerap cari sesuai stateginya di Pemilu 2019.

"Ini bagian mencari sensasi, mencari opini media, mencari panggung, itu strategi partai politik supaya semakin dikenal, semakin kontroversi semakin dibicarakan," tutupnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada Senin (4/2). Grace diduga melanggar Undang undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, khususnya soal pernyataannya tentang poligami.

Adapun laporan itu termuat dalam laporan polisi LP/B/0151/II/2019/BARESKRIM. Dimana yang melaporkannya bernama Soni Pradhana Putra, yang didampingi oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi) dan PA 212.

"Yang ini ada juga (laporan) Grace Natalie, yang memang menyerang syariat Islam, syariat poligami. Syariat apapun, haram umat Islam untuk menghujat. Apalagi yang melarang syariat, yang syariat ini dilindungi oleh Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya Grace Natalie ini telah menyinggung Pancasila, telah menyinggung agama, telah menyinggung daripada unsur golongan, dan melakukan ujaran kebencian," ucap Sekjen Korlabi, Novel Bamu'min di Bareskrim, Senin (4/2). [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini