Santri dan santriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). (merdeka.com/ arie basuki)
ADVERTISEMENT
Suasana Pondok Pesantren Sirajussaadah di Limo, Depok, Jawa Barat, tampak lebih hidup dari biasanya pada Kamis (26/2/2026). Sejak pagi hari, para santri dan santriwati telah mengikuti kegiatan belajar mengajar, termasuk kajian kitab kuning Ayyuhal Walad yang menjadi salah satu materi utama selama bulan Ramadhan.
Memasuki bulan suci, pesantren yang dihuni sekitar 200 santri tersebut menerapkan jadwal pembelajaran yang lebih intensif. Kegiatan dimulai sejak pukul 05.00 dan berlangsung hingga pukul 23.00. Rangkaian aktivitas mencakup pengajian kitab kuning, pendalaman materi keagamaan, serta pembiasaan ibadah harian yang terstruktur.
Pola belajar yang padat ini dirancang untuk mengoptimalkan momentum Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk memperdalam ilmu agama dan membangun kedisiplinan. Hampir sepanjang hari, lingkungan pesantren dipenuhi aktivitas belajar yang berlangsung secara bergantian antara kelas, masjid, dan asrama.
Program intensif tersebut akan berjalan hingga pertengahan Maret. Setelah itu, para santri dijadwalkan pulang ke kampung halaman untuk menyambut Idulfitri dan kembali ke pesantren setelah masa libur Lebaran usai.
Santriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantri mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantri dan santriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantri mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantriwati mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basukiSantri mengikuti kegiatan belajar mengajar kajian kitab kuning Ayyuhal Walad di Ponpes Sirajussa’ Adah di Limo, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026). merdeka.com/ arie basuki
Ratusan santri PRES AF BMAS mengabdikan diri dalam giat Pesantren Ramadhan Banjarmasin, diharapkan mampu memperkuat pendidikan keagamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial siswa.
Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengumumkan jadwal Pesantren Ramadhan di sekolah selama tiga hari bagi siswa SD dan SMP, menegaskan komitmen pembinaan akhlak mulia di bulan suci.
Dinas Pendidikan Kota Cirebon telah menyiapkan Skema Pembelajaran Ramadhan 2026 yang akan tetap berlangsung di sekolah, namun dengan penyesuaian jam dan penguatan kegiatan keagamaan. Skema ini bertujuan memastikan pendidikan tetap berjalan optimal meski s
Dinas Pendidikan Pasaman Barat menetapkan libur sekolah awal Ramadhan 1447 Hijriah dari 18 hingga 21 Februari 2026. Kebijakan Libur Sekolah Awal Ramadhan Pasaman Barat ini diikuti dengan pembelajaran mandiri dan program keagamaan.
Pemkot Pariaman kembali gelar Program Pesantren Ramadhan bagi siswa SD dan SMP, bertujuan memperkuat karakter Islami generasi muda sejak dini dan mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.