FOTO: Rakit Mandiri Jadi Akses Warga Pasca Putusnya Jembatan Ulee Jalan di Bireuen Aceh
Putusnya jembatan permanen Ulee Jalan akibat banjir bandang membuat warga di Peusangan Selatan, Bireuen, terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberang sungai.
Warga di kawasan Ulee Jalan, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Aceh, masih mengandalkan rakit penyeberangan buatan mandiri untuk melintas Sungai Peusangan, Senin 5 Januari 2026. Rakit tersebut dibuat secara swadaya oleh masyarakat sebagai solusi sementara atas terputusnya jembatan permanen Ulee Jalan.
Putusnya jembatan terjadi akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Hingga awal Januari 2026, jembatan belum dapat difungsikan kembali sehingga mobilitas warga harus dilakukan dengan cara menyeberangi sungai menggunakan rakit sederhana berbahan kayu dan drum.
Rakit penyeberangan ini digunakan setiap hari oleh warga dari sejumlah desa, di antaranya Desa Suwak, Darul Aman, Tanjong Beuridi, Darussalam, Pulo Harapan, dan Blang Mane. Sarana darurat tersebut menjadi penghubung utama untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, serta keperluan sehari-hari warga yang berada di dua sisi sungai.