FOTO: Potret Tradisi Mudik Lebaran Naik Perahu dari Cilincing ke Muara Gembong
Moda transportasi laut ini masih menjadi pilihan bagi warga yang hendak pulang kampung ke Muara Gembong, Bekasi, untuk menghindari kemacetan di jalur darat.
Sejumlah pemudik memanfaatkan transportasi perahu selama arus mudik Lebaran 2025 di sebuah dermaga di Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (29/3/2025). Moda transportasi laut ini menjadi pilihan utama bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman di Muara Gembong, Bekasi, untuk menghindari kemacetan lalu lintas di jalur darat menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.
Perjalanan menggunakan perahu dari Cilincing menuju Muara Gembong memakan waktu sekitar 1,5 jam, jauh lebih singkat dibandingkan menggunakan mobil atau sepeda motor yang bisa memakan waktu hingga 3-4 jam di tengah padatnya arus mudik.
Selain lebih efisien, tarif yang dikenakan pun relatif terjangkau. Pemudik hanya perlu membayar sebesar Rp25 ribu per perjalanan, menjadikan perahu sebagai alternatif transportasi yang ekonomis di tengah lonjakan pemudik.
Penggunaan perahu tradisional di wilayah pesisir Jakarta Utara sudah menjadi tradisi tahunan selama musim mudik Lebaran. Selain mempercepat waktu tempuh, jalur laut ini dianggap lebih nyaman karena menghindarkan pemudik dari kepadatan kendaraan di jalan raya.
Kepadatan Pemudik Merak Bakauheni mulai terasa pada H-6 Lebaran 2026. PT ASDP Bakauheni siapkan empat pelabuhan untuk kelancaran arus mudik, imbau beli tiket Ferizy lebih awal untuk kenyamanan perjalanan.
PT ASDP Indonesia Ferry bersama pemangku kepentingan mempercepat penanganan kepadatan Ketapang-Gilimanuk yang sempat terjadi, dengan antrean kendaraan yang kini berangsur terurai.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan lalu lintas MBZ signifikan menjelang libur Waisak dan Harlah Pancasila, dengan puluhan ribu kendaraan meninggalkan Jakarta.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan kendaraan Libur Idul Adha yang signifikan di Gerbang Tol Cikampek Utama dan beberapa ruas tol Trans Jawa lainnya, menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat.
Sebanyak 122.658 kendaraan tercatat melintasi Tol Sumatera selama libur Idul Adha 1447 H, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari normal, berdasarkan laporan Hutama Karya.
Bandara Soekarno-Hatta mencatat lonjakan Trafik Penumpang Bandara Soetta hingga 104.150 orang selama periode libur panjang Idul Adha 2026. Simak detail distribusi dan persiapan InJourney Airports di sini!
PT Hutama Karya mencatat peningkatan signifikan lalu lintas di Tol Bengkulu-Taba Penanjung sebesar 64,56 persen selama libur Idul Adha, menandakan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat.
Mobilitas tinggi masih terjadi di Ruas Tol Mohamed Bin Zayed (MBZ) pada H+2 Idul Adha 2026, dengan volume kendaraan MBZ mencapai lebih dari 65.000 unit, menandakan arus balik yang signifikan dan peningkatan dari lalu lintas normal.
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat peningkatan signifikan Volume Kendaraan MBZ Idul Adha di Ruas Tol Mohamed Bin Zayed pada H+2. Ketahui rincian data lalu lintas dan imbauan keselamatan terbaru untuk perjalanan Anda.
PT Hutama Karya mencatat peningkatan signifikan pada **lalu lintas Tol Binjai-Langsa** sebesar 25,27 persen di H+1 Idul Adha 2026. Penasaran ruas tol mana lagi yang mengalami lonjakan?
Pemerintah Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan Pemkab Nganjuk dan Jombang untuk membahas rencana pembangunan Flyover Mengkreng, solusi vital atasi kemacetan parah di titik strategis ini.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat realisasi program diskon tiket Pelni Lebaran 30 persen sukses mengangkut 467.662 penumpang, melampaui target awal dan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi.