Diduga motori kolom kosong, Danny Pomanto akan diperiksa Baswaslu Sulsel

Senin, 9 Juli 2018 02:36 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Diduga motori kolom kosong, Danny Pomanto akan diperiksa Baswaslu Sulsel Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto dilaporkan ke Bawaslu Sulsel dengan kasus dugaan memotori kolom kosong. Padahal sedianya sebagai Wali Kota harus bersikap netral dalam Pilwalkot yang baru-baru ini digelar.

Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi mengatakan, tim hukum dari Paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi atau Appi-Cicu melaporkan dugaan kecurangan tersebut pada Kamis lalu. Kemudian, dia menambahkan, Bawaslu berencana melakukan pemeriksaan pada Sabtu kemarin, namun urung lantaran Danny berada di Singapura.

"Danny dilaporkan mendukung kolom kosong padahal sebagai walikota dia harus netral. Ini yang akan diusut disandingkan dengan bukti-bukti yang diserahkan oleh pelapor dari tim hukum paslon Appi-Cicu," katanya di Hotel Claro di tengah rapat pleno KPU Sulsel, Minggu (8/7).

Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah menerima ratusan laporan kasus. Terhitung hingga 20 Juni kemarin, sudah ada 322 kasus. Laporan terus mengalir namun data terakhir belum termonitor.

"Laporan terus masuk tapi kita belum merekapnya. Pastinya hingga 20 Juni kemarin sudah masuk 322 kasus. Ini semua diproses sesuai jenis pelanggarannya, ada yang pelanggaran pidana, ada juga pelanggaran administrasi. Yang pelanggaran administrasi kita teruskan ke KPU diantaranya dengan adanya Pemungutan Suara Ulang atau PSU. Lalu yang pelanggaran pidana seperti money politic sudah ada yang masuk ke pengadilan antara lain yang terjadi Bantaeng," tutup Laode Arumahi. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini