Diduga Hindari Pajak Progresif, Pemilik Mobil Porche Gunakan Identitas Orang Miskin

Senin, 24 Desember 2018 18:56 Reporter : Devi Veviani
Diduga Hindari Pajak Progresif, Pemilik Mobil Porche Gunakan Identitas Orang Miskin ilustrasi pajak. ©Istimewa

Merdeka.com - Kepala Badan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, pihaknya tengah mengejar pemilik mobil mewah Porsche yang diduga menggunakan data orang lain sebagai data kepemilikan untuk menghindari pajak progresif. Dia menyebut pemilik asli mobil itu ditenggarai berkantor di kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

"Pemilik mobil tidak sesuai dengan alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga diduga pinjam KTP orang untuk menghindari pajak progresif dan Bea Balik Nama (BBN). Oleh sebab itu, kita kejar door to door," kata Faisal saat dikonfirmasi, Senin (24/12).

Menurutnya, pemilik asli menggunakan identitas warga bernama Aliyah sebagai pemilik Porsche. Kediaman Aliyah di Jalan Karya Barat IV, RT 09 RW 03, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sudah didatangi pihak Samsat Jakarta Barat, Minggu (23/12) kemarin.

Nilai jual mobil Porsche tersebut ditaksir Rp 1,1 miliar. Mobil itu sudah menunggak pajak selama satu tahun yakni sebesar Rp 28 juta.

Faisal menambahkan, saat ditemui di rumahnya, Aliyah bisa dikatakan golongan ekonomi bawah. Sebab, bangunan rumah tempatnya tinggal berdinding seng dan tripleks.

"Baru ketemu saudara pemilik mobil. Rabu kita kejar lagi karena pemilik KTP sedang keluar kota, sedangkan pemilik mobil sedang kita kejar di kantornya," ujarnya.

Pihaknya juga tengah menelusuri apakah ada mobil mewah lain yang menunggak pajak. Menurutnya, pihaknya menjalankan mekanisme operasi 'door to door' sesuai pemilik kendaraan berdasarkan KTP.

"Sedang kita telusuri lagi juga. Operasi door to door," ucapnya.

Reporter Magang: Devi Veviani [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini