Chiki Fawzi Batal Jadi Petugas Haji, Ini Penjelasan Wamenhaj
Wakil Menteri Agama Dahnil memberikan peringatan tegas kepada calon petugas haji agar tidak memiliki sikap mental 'nebeng' untuk berhaji secara gratis.
Wakil Menteri Haji (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa tidak semua peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 otomatis akan menjadi petugas.
Ia menjelaskan bahwa setidaknya enam peserta dinyatakan gugur dan harus dipulangkan karena berbagai alasan, termasuk masalah kesehatan dan indisipliner.
Dahnil menekankan bahwa proses seleksi dilakukan dengan sangat objektif dan tanpa diskriminasi. Salah satu alasan utama gugurnya peserta adalah faktor kesehatan. Hasil pemeriksaan kesehatan ulang menunjukkan bahwa beberapa peserta memiliki risiko tinggi jika diberangkatkan.
"Ada yang ternyata hasil MCU-nya menunjukkan penyakit jantung, bahkan ada yang harus dipasang ring. Kami tidak mungkin mengambil risiko dengan memberangkatkan mereka. Rekomendasi dokter menyatakan tidak layak, maka dengan berat hati harus dicopot," ungkap Wamenhaj saat pemantauan persiapan penutupan diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (29/1).
Beberapa hari yang lalu, influencer Chiki Fawzi juga membuat sebuah video yang menceritakan pengalamannya.
Dalam video tersebut, ia mengungkapkan kekecewaannya karena dipulangkan saat mengikuti diklat petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede.
Wamenhaj Sebut Jangan Sampai Punya Niat Haji Gratis
Wamenhaj memberikan peringatan tegas kepada calon petugas haji agar tidak memiliki pola pikir 'nebeng' untuk mendapatkan kesempatan berhaji secara gratis.
Ia menjelaskan bahwa tugas utama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah memberikan pelayanan kepada para jemaah, sedangkan kesempatan untuk berhaji merupakan anugerah dari Allah SWT.
"Jangan sampai niatnya itu nebeng naik haji melalui jalur petugas. Luruskan niat untuk menjadi pelayan tamu Allah. Hajinya itu bonus saja," tegas Wamenhaj.
Ia menambahkan bahwa jika seseorang hanya menginginkan haji gratis, hal itu biasanya akan terlihat dari tingkat kedisiplinan mereka selama pelatihan.
Wamenhaj juga menegaskan bahwa hanya peserta yang benar-benar lulus murni dari penilaian tim instruktur yang akan diizinkan untuk mengikuti upacara penutupan bersama Presiden Prabowo Subianto pada hari berikutnya.
Butuh Persiapan Matang Jadi Petugas Haji
Bagi mereka yang belum berhasil tahun ini, disarankan untuk melakukan persiapan yang lebih baik, baik dari segi fisik maupun kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, agar dapat mencoba kembali pada tahun depan.
"Besok yang ikut penutupan adalah mereka yang lulus. Kita berharap semua teman-teman di sini lulus, namun ingat, haji itu panggilan Allah. Kekuatan Allah bermain di sini. Jika belum terpanggil tahun ini, coba lagi tahun depan dengan persiapan yang lebih matang," ujar Wamenhaj.
Persiapan yang matang sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan di masa mendatang. Wamenhaj menekankan bahwa setiap individu harus menyadari bahwa panggilan untuk berhaji merupakan kehendak Allah.
Oleh karena itu, bagi yang belum berhasil, penting untuk tetap optimis dan berusaha lebih keras pada kesempatan berikutnya.