Cepat Tanggap, Damkar Kendari Padamkan Rumah yang Dibakar ODGJ di Puuwatu
Tim Damkar Kendari sigap memadamkan api di sebuah rumah di Puuwatu yang sengaja dibakar oleh ODGJ, memastikan tidak ada korban jiwa dan mengantisipasi kejadian serupa.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari bergerak cepat menangani insiden kebakaran rumah di Jalan Patimura, Kelurahan Puuwatu, pada Minggu dini hari. Peristiwa ini menarik perhatian warga setempat dan membutuhkan respons sigap dari petugas pemadam kebakaran.
Laporan mengenai kebakaran ini pertama kali diterima oleh warga pada pukul 00.34 Wita, kemudian segera diteruskan kepada pihak Damkar Kendari. Tim pemadam kebakaran langsung mengerahkan armadanya menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
Penyebab kebakaran terungkap berasal dari tindakan sengaja seorang individu dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membakar rumah ibunya sendiri. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian yang mengkhawatirkan ini.
Respons Cepat Tim Damkar Kendari Padamkan Api
Martoyo Awaluddin, Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Damkar Kota Kendari, menjelaskan detail operasi pemadaman. Setelah menerima laporan dari warga, tim Damkar Kendari langsung meluncur ke lokasi kejadian tanpa menunda.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api di rumah tersebut. Armada tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 00.45 Wita dan segera memulai upaya pemadaman.
Kecepatan respons ini menjadi kunci utama dalam mengendalikan situasi. Petugas bekerja sigap dan profesional untuk memastikan api tidak menyebar ke bangunan lain di sekitarnya, sehingga berhasil meminimalisir kerugian.
Kebakaran Akibat ODGJ dan Langkah Antisipasi
Investigasi yang dilakukan tim Damkar di lapangan mengungkap fakta mengejutkan di balik insiden ini. Kebakaran tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian, melainkan oleh kesengajaan seorang anak ODGJ.
"Rumah itu milik seorang ibu, anaknya yang mengalami gangguan jiwa sengaja membakar rumahnya," kata Martoyo, mengutip hasil temuan tim. Kejadian ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap individu dengan kondisi khusus.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, pihak berwenang mengambil langkah proaktif. Anak yang mengalami gangguan jiwa itu telah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah potensi bahaya bagi masyarakat sekitar.
Imbauan Kewaspadaan dari Pemerintah Kota Kendari
Martoyo turut menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat di Kota Kendari. Ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.
Baik itu akibat kelalaian, korsleting listrik, maupun faktor-faktor lain yang tidak terduga, risiko kebakaran selalu ada. Oleh karena itu, kesadaran akan pencegahan harus menjadi prioritas utama bagi setiap warga.
Masyarakat diharapkan untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, dan memastikan alat pemadam api ringan (APAR) tersedia jika memungkinkan. Kerja sama antara warga dan Damkar Kendari sangat esensial dalam menjaga keamanan lingkungan dari ancaman api.
Sumber: AntaraNews