Blak-blakan Roy Suryo Ungkap Isi 700 Halaman Buku Jokowi's White Paper: Pakai Analisis Detil

Roy Suryo mengklaim buku setebal lebih kurang 700 halaman ini berisikan analisis yang detail.

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Blak-blakan Roy Suryo Ungkap Isi 700 Halaman Buku Jokowi's White Paper: Pakai Analisis Detil
Blak-blakan Roy Suryo Ungkap Isi 700 Halaman Buku Jokowi's White Paper: Pakai Analisis Detil (Merdeka.com)

Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tiffauzia Tiyassuma atau dokter Tifa merilis sebuah buku berjudul Jokowi's White Paper. Buku ini berisikan tentang perjalanan ketiga tokoh ini dalam pembuktian keaslian ijazah sarjana Presiden RI ke 7 Joko Widodo atau Jokowi.

Roy Suryo mengklaim buku setebal lebih kurang 700 halaman ini berisikan analisis yang detail dan ilmiah soal keaslian ijazah sarjana Jokowi. Roy Suryo menyebut masing-masing penulis menggunakan pendekatan dibidangnya untuk melakukan analisa-analisa perihal keaslian ijazah sarjana Jokowi.

"Kami memakai analisis yang detil. Error level analysis (ELA) Kemudian perbandingan lintasan ya. Kemudian itu Dr. Rismon banyak sekali menulis dengan kajian ilmu digital forensiknya ya," kata Roy Suryo, Senin (18/8).

"Sangat panjang tentang kajian-kajian itu. Termasuk penggunaan perbandingan dengan RGB ya. Red, Green, Blue atau dengan perbandingan dengan CMYK. Cyan, Magenta, Yellow, and Black. Ya, dari situ detil banget," sambung Roy Suryo.

Roy Suryo dan Dokter Tifa saat soft launching buku Jokowi's White Paper
Roy Suryo dan Dokter Tifa saat soft launching buku Jokowi's White Paper merdeka.com

Roy Suryo menyebut dokter Tifa juga menulis dengan memakai pendekatan keilmuannya yakni behavioral neuroscience. Hal ini sesuai dengan latar belakangnya yang merupakan seorang dokter.

"Dokter Tifa itu dengan sesuai dengan keilmuannya ya. Behavioral Neuroscience ya. Beliau menggunakan ilmu Behavioral Neuroscience karena beliau seorang dokter dan MSC ya. Menggunakan untuk meneliti pola perilaku seseorang. Bahkan dihubungkan dengan pola politik perilaku seseorang," ungkap Roy Suryo.

Roy Suryo meyakini buku Jokowi's White Paper ini menarik untuk dibaca khalayak umum. Terlebih dalam menyusun buku itu, Roy Suryo menyebut para penulis menggunakan bahasa yang teknis namun populer sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

"Jadi buku itu Insyaallah akan menjadi sebuah referensi yang sangat menarik. Karena kami susun dengan bahasa yang teknis tapi agak populer. Jadi popular sciencelah," urai Roy Suryo.

"Moga-moga bisa dibaca dengan baik oleh semua masyarakat. Dan moga-moga itu bisa digunakan sebagai referensi oleh masyarakat," sambung Roy Suryo.

Roy Suryo menambahkan hal yang paling menarik ada pada kesimpulan dalam buku itu. Roy Suryo menyebut kesimpulan akhir dari buku itu ada 99,9 persen ijazah sarjana Jokowi adalah palsu.

"Paling menonjol ya kesimpulannya adalah skripsinya 99,9% palsu. Tidak mungkin menghasilkan ijazah asli. Itu saja yang paling penting," tutup Roy Suryo.

Rekomendasi