Bekasi juga Larang Peritel Pakai Kantong Plastik

Rabu, 12 Desember 2018 18:02 Reporter : Adi Nugroho
Bekasi juga Larang Peritel Pakai Kantong Plastik ilustrasi kantong plastik. ©2016 Merdeka.com/Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat akan memberlakukan kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di toko modern di wilayah setempat. Hal ini dilakukan untuk menekan produksi sampah plastik yang cukup tinggi setiap harinya.

"Kami akan sosialisasi lebih dulu tentang larangan ini, kami akan membuat semacam FGD (forum grup diskusi)," kata Kepala Bidang penanganan sampah dan limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswati di Bekasi, Rabu (12/12).

Berdasarkan data diperoleh merdeka.com, jumlah toko modern di Kota Bekasi mencapai 500 lebih. Satu toko dalam sehari bisa melayani konsumen hingga 500-1.000 orang. Artinya, dalam sehari itu produksi kantong plastik mencapai ratusan ribu lembar.

Sementara produksi sampah di Kota Bekasi setiap hari mencapai 1.600 ton, dengan rincian sampah organik sebesar 60 persen, dan sampah anorganik mencapai 40 persen. Adanya larangan itu, kata dia, bisa menekan produksi sampah anorganik.

"Kami akan kerja sama dengan perusahaan yang bisa memproduksi kantong ramah lingkungan," kata dia.

Tentunya, menurut dia, kantong ramah lingkungan lebih mahal dibandingkan kantong plastik. Jika itu diberlakukan, maka beban penggunaan kantong ramah lingkungan tersebut diminta dibebankan kepada perusahaan ritel.

"Kantong ramah lingkungan itu bisa dikonsumsi binatang, sehingga lebih cepat terurai," ujar dia. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini