37 Sopir Bus di Terminal Kampung Rambutan Tes Kesehatan, 1 Terdeteksi Zat Benzo

Pemeriksaan terhadap pengemudi meliputi berat badan, tekanan darah, respirasi, dan air kencing. Satu yang terdeteksi Zat Benzodiazepine keberangkatannya ditunda.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
37 Sopir Bus di Terminal Kampung Rambutan Tes Kesehatan, 1 Terdeteksi Zat Benzo
Terminal Kampung Rambutan arus mudik 2017. ©2017 Merdeka.com

Sopir bus di Terminal Kampung Rambutan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan perjalanan. Sejak pukul 07.30 WIB hingga 14.30 WIB, sudah ada 37 pengemudi diperiksa kesehatannya.

Dokter Hermina, petugas jaga pos kesehatan mengatakan, sejauh ini seluruh sopir dinyatakan layak mengemudi. Namun, satu orang ditunda keberangkatannya karena hasil tes menunjukkan adanya kandung zat yang dinilai berbahaya bagi pengemudi yakni Zat Benzodiazepine.

"Sejauh ini semua aman sih, cuma ada satu yang urinenya mengandung benzo, akhirnya kita rujuk ke klinik," kata Hermina kepada merdeka.com di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (30/5).

Hermina menjelaskan, pemeriksaan terhadap pengemudi meliputi berat badan, tekanan darah, respirasi, dan air kencing.

Pantauan di lokasi, ruangan kesehatan selain untuk memeriksa kesehatan pengemudi, juga disediakan untuk calon pemudik.

Rata-rata pemudik menggunakan ruangan kesehatan karena mengalami kelelahan akibat dehidrasi. "Banyaknya sih kecapekan," kata dia.

Berdasarkan data yang masuk, jumlah penumpang terminal Kampung Rambutan sejak pukul 08.00 - 14.00 WIB mencapai 7.097 orang dengan armada terpakai 227 unit.

Mayoritas pemudik berangkat dari Kampung Rambutan dengan tujuan Sumatera. Diduga salah satu sebabnya karena melambungnya harga tiket pesawat sehingga beralih menggunakan jalur darat.

Mengantisipasi jumlah penumpang terus meningkat, 200 armada cadangan dipersiapkan pengelola terminal.

Rekomendasi