Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan, kini tengah fokus menangani kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang anggota TNI di wilayah Wamena. Insiden ini terjadi di Jalan Irian Wamena, tepatnya di lorong depan Tongkonan, Kabupaten Jayawijaya, dan telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat setempat. Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini demi menjaga keamanan dan ketertiban.
Peristiwa nahas ini menimpa anggota TNI berinisial JS (37) yang tinggal di Jalan Irian Wamena. Laporan awal diterima dari saksi IY (32) dan IT (45), yang kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya. Tim penyidik segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, diketahui ada tiga pelaku yang terlibat dalam aksi curas ini. Para pelaku berupaya mencuri sepeda motor milik korban dengan merusak pagar kos yang hanya dikaitkan dengan besi pengait. Kasus ini menjadi prioritas utama Polres Jayawijaya untuk segera diungkap dan pelakunya ditangkap.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Kejadian Curas Anggota TNI
Insiden pencurian dengan kekerasan ini bermula ketika para pelaku mencoba masuk ke area kos korban dengan merusak pagar yang hanya terkunci sederhana. Aksi mereka terhenti saat korban, JS (37), keluar dari rumahnya untuk memeriksa situasi. Kehadiran korban membuat para pelaku panik dan bertindak agresif.
Salah satu pelaku tanpa ragu langsung melakukan kekerasan fisik terhadap anggota TNI tersebut. Pelaku mengayunkan parang yang dibawanya hingga mengenai tangan korban, menyebabkan luka serius. Tindakan brutal ini menunjukkan tingkat keberanian dan kekejaman para pelaku dalam melancarkan aksinya.
Setelah melukai korban, para pelaku tidak berhasil membawa kabur sepeda motor yang menjadi target mereka. Mereka segera melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan sepeda motor di depan pagar kos korban. Peristiwa ini dilaporkan oleh IY (32) dan disaksikan oleh IT (45), yang kemudian menjadi saksi kunci dalam penyelidikan.
Advertisement
Advertisement
Tindakan Cepat Polres Jayawijaya
Menanggapi laporan kasus curas anggota TNI ini, Polres Jayawijaya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim Sat Reskrim ke lokasi kejadian. Olah TKP dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi jejak dan bukti yang ditinggalkan oleh para pelaku. Langkah ini sangat krusial dalam mengumpulkan informasi yang akurat.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menegaskan komitmen pihaknya untuk menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan tuntas. “Kami melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kasus tersebut termasuk melaksanakan pengecekan rekaman kamera pengintai di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap identitas para pelaku,” ujarnya.
Pengecekan rekaman kamera pengintai (CCTV) di sekitar Jalan Irian Wamena menjadi salah satu strategi utama untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan pergerakan para pelaku. Diharapkan, rekaman tersebut dapat memberikan petunjuk penting dalam melacak keberadaan mereka. Pihak kepolisian bertekad untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Advertisement
Advertisement
Imbauan dan Kondisi Terkini di Wamena
Dalam kesempatan ini, Kapolres Jayawijaya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku sehingga segera ditangkap,” katanya.
Korban, anggota TNI JS (37), telah mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya. Kondisinya kini dalam penanganan tim dokter untuk pemulihan. Pihak kepolisian memastikan bahwa korban telah mendapatkan penanganan yang layak setelah insiden tersebut.
Hingga saat ini, situasi di sekitar TKP dan wilayah Wamena secara umum dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Polres Jayawijaya terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama aparat kepolisian.
Advertisement
Sumber: AntaraNews