5 Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Supaya Umur Pakainya Panjang
Baterai merupakan salah satu komponen krusial dalam kendaraan listrik.
Baterai mobil listrik merupakan komponen krusial yang memengaruhi performa, jarak tempuh, dan nilai jual kendaraan tersebut.
Meskipun begitu, banyak pemilik kendaraan listrik yang menganggap baterai sebagai bagian yang tidak memerlukan perawatan, selama indikator menunjukkan angka yang aman.
Namun, perlu diketahui bahwa kebiasaan dalam pengisian daya dan cara berkendara dapat berdampak signifikan terhadap usia serta kesehatan baterai kendaraan listrik.
Perawatan baterai sebenarnya tidak terlalu rumit dan ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan baterai tetap awet dan tahan lama.
Menurut informasi dari Nissan, terdapat beberapa tips praktis yang dapat diterapkan dalam perawatan baterai kendaraan listrik.
Salah satu cara yang penting adalah dengan memarkir kendaraan di tempat yang teduh. Suhu panas dapat memengaruhi performa baterai, di mana baterai yang terpapar sinar matahari langsung akan mengalami penurunan daya lebih cepat.
Hal ini terjadi karena sistem termal pada baterai harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap stabil.
Dengan memarkir kendaraan di tempat yang terlindungi dari sinar matahari, Anda dapat memperpanjang usia baterai dan menjaga performanya tetap optimal.
1. Parkir Kendaraan Listrik di Tempat Teduh
Suhu panas nyatanya menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kondisi baterai kendaraan listrik.
Performa baterai yang terekspos suhu terlalu panas dan tersorot sinar matahari langsung dapat berkurang dan dayanya akan cepat habis.
Hal tersebut dikarenakan sistem termal pada unit baterai kendaraan listrik akan bekerja lebih keras untuk menjaga kestabilan suhu.
Dengan memarkirkan kendaraan listrik di tempat teduh dan terlepas dari sinar matahari langsung, maka dapat memanjangkan usia baterai lebih lama dan menjaga performanya tetap stabil.
2. Pilih Waktu yang Pas Untuk Isi Baterai
Agar baterai kendaraan listrik tetap awet, pastikan persentase dayanya tetap berada di atas angka 20 persen.
Jangan biarkan baterai kendaraan listrik memiliki daya di bawah persentase tersebut. Pasalnya, baterai dengan daya di bawah 20 persen menyebabkan penurunan tegangan yang berpotensi mengurangi kapasitas serta usia baterai.
Waktu yang ideal untuk mengisi ulang baterai kendaraan listrik adalah setiap dua hari sekali. Rentang waktu ini akan mencegah penurunan tegangan energi dan kapasitas baterai yang disebabkan oleh overcharging. Dengan demikian, baterai Anda akan lebih awet.
3. Jangan Isi Baterai Sampai Full 100 Persen
Kebiasaan yang dapat memperpendek usia baterai kendaraan listrik adalah dengan mengisi daya hingga penuh 100 persen.
Pasalnya, hal tersebut akan melewati charging cycle maksimum unit baterai kendaraan, sehingga kapasitasnya akan berkurang banyak.
Akibatnya, risiko lebih sering kehabisan daya di tengah jalan dalam waktu yang lebih singkat juga meningkat. Idealnya, mengisi baterai kendaraan listrik adalah berada di angka 80 hingga 90 persen.
Pakai Charger Resmi
4. Biasakan Mengisi Daya Secara Perlahan
Menggunakan metode pengisian daya baterai seperti fast charging dan ultra charging memang menawarkan kecepatan, namun perlu diingat bahwa kedua metode ini mengalirkan arus listrik yang lebih tinggi.
Jika kendaraan listrik terus-menerus menerima pengisian dengan arus tinggi, performa sel baterai dapat menurun.
Oleh karena itu, disarankan untuk terbiasa melakukan slow charging. Meskipun prosesnya lebih lama, cara ini dapat membantu memperpanjang umur baterai dan menjaga kualitasnya.
5. Gunakan Charger Resmi
Sangat penting untuk tidak menggunakan charger dari pihak ketiga saat mengisi daya kendaraan listrik Anda.
Meskipun charger tersebut mungkin lebih ekonomis, penggunaannya dapat meningkatkan risiko kerusakan pada pompa charger. Memilih perangkat resmi untuk pengisian daya akan mengurangi kemungkinan terjadinya masalah seperti korsleting mesin atau bahkan kebakaran.
Untuk menjaga keselamatan, sebaiknya hindari penggunaan charger yang tidak terjamin kualitasnya.
Dengan mengikuti berbagai tips ini, Anda dapat memastikan bahwa baterai mobil listrik tetap dalam kondisi baik dan terhindar dari masalah performa.
Hal ini penting agar kendaraan listrik Anda dapat terus berfungsi dengan optimal dan tidak mengalami kerusakan di masa depan.