Polisi terus menyelidiki jejak kejahatan dari tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki. Aki adalah dukun pengganda uang sekaligus otak pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkap, dari hasil penyelidikan diketahui Aki memiliki enam enam istri yakni Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan Ai Maemunah.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terungkap jika tiga di antaranya tewas di tangan Aki. Dua istrinya, Wiwin dan Heni dibunuh dan dikubur di sekitar area rumahnya di Cianjur, bersama tiga korban lainnya.
"Kemudian ada beberapa titik yang di Cianjur saat ini dari 4 yang telah ditemukan awalnya B (bayu), N (Noneng), W (Wiwin), satu F (Farida), satu lagi H (Heni)," ucap Trunoyudo saat dikonfirmasi, dikutip Sabtu (21/1).
Advertisement
Adapun korban terbaru Heni, diungkap Trunoyudo merupakan Ibu dari Noneng yang nyatanya juga dibunuh oleh Aki di Cianjur. Meski demikian, untuk kepastian identitas masih didalami petugas.
"H ini merupakan ibu dari N namun nanti kita lihat prosesnya nanti proses sciencetific dan ditambahkam dengan hasil interaktif yang dikeluarkan dukcapil," jelas dia.
Istrinya yang juga dibunuh adalah Ai Maimunah. Maimunah tewas bersama Ridwan Abdul Muiz (20); dan Muhammad Riswandi (16) karena diracun di Bekasi.
Setelah temuan tersebut, Tim Penyidik gabungan Dari Polda Metro Jaya bersama Polres Cianjur masih melakukan olah TKP. Dengan mendapat beberapa alat bukti seperti gundukan tanah yang digali di dalamnya ada beberapa jenazah.
"Proyeksinya tadi bersama penyidik bersama forensik dilakukan secara scientific untuk mengidentifikasi itu yang pertama terhadap korban kita selamatkan. Dalam artian kita selamatkan identitasnya," ucapnya.
"Kemudian kita akan melihat mencari tahu kapan kematian dan apa penyebab ini secara scientific nantinya," tambah dia.
Advertisement
Punya 6 Istri
Sebelumnya, Wowon Erawan alias Aki, dukun pengganda uang sekaligus otak pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur ternyata memiliki enam istri. Hal itu diketahui setelah polisi memeriksa para tersangka.
"Untuk perkembangannya ada beberapa secara kuantitas angka mengatakan ada istri daripada tersangka Wowon ada 6 orang, itu tentu juga butuh proses pendalaman," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Jumat (20/1).
Namun informasi itu masih akan didalami kepolisian. Tetapi yang pasti, istri Aki atas nama Ai Maemunah ikut dibunuh dengan cara diracun.
"Tentu pendukungnya adalah administratif dari Disdukcapil misalkan di catatan RW, sampai dengan kelurahan setempat atau kepala desa, ini perlu didukung. Namun ini menjadi catatan tim penyidik," ucapnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, keenam istri Wowon adalah Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan Ai Maemunah. Namun tiga di antaranya menjadi korban kejahatan Wowon Cs, yakni Wiwin, Halimah dan Ai Maemunah.
Seperti diketahui, pengungkapan kasus tersebut bermula dari kasus sekeluarga yang ditemukan keracunan di sebuah kontrakan kawasan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat lalu berkembang menjadi pembunuhan berantai. Tiga pelaku atas nama Wowon Erawan alias Aki (60), Solihin alias Duloh (60) dan Dede Solehudin (36).
Ketiganya, tega meracuni para korban yang rata-rata masih mempunyai hubungan keluarga dengan mereka. Motifnya, mereka ingin menutupi penipuan berkedok supranatural dengan iming-iming menggandakan uang.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dan Pasal 339 KUHP. Mereka terancam pidana penjara maksimal hukuman mati.