Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) tengah melakukan olah TKP penyebab kebakaran Jakarta Islamic Center. Selama dilakukan olah TKP kepolisian mengungkapkan kondisi di dalam masjid masih panas.
"Masih panas, masih berasap, sisa-sisa asap," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dalam keterangannya, Kamis (20/10).
Febri menjelaskan, sisa asap tersebut kemungkinan dari puing-puing yang belum padam semua. Meskipun pihak pemadam telah melakukan pendinginan pasca kebakaran hebat kemarin.
"Makanya kami pastikan lagi mengundang damkar untuk siram semua," tutur Febri.
"Rencananya. Akan dirapihkan dulu yang masih hawa panas atau mungkin ada api kecil," tambahnya.
Kendati demikian, kata Febri, pihaknya telah mengambil sampel dari puing-puing kebakaran tersebut. Nantinya sampel tersebut akan diuji oleh Puslabfor.
"Sampel - sampel itu diambil, sampelnya seperti apa dan apa penyebabnya. Nanti hasil dari itu kami sampaikan ke rekan - rekan," tutup Kasat Reskrim Jakarta Utara.
Advertisement
Gandeng Puslabfor
Kepolisian Gelar Olah TKP Usut Penyebab Kebakaran Jakarta Islam Center pada Rabu (19/10) lalu. Adapun kebakaran tersebut menyebabkan bagian kubah masjid hingga roboh.
"Hari ini kita fokus untuk melakukan olah TKP," ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Wibowo dalam keterangannya, Kamis (20/10).
Kata Wibowo, dalam olah TKP yang dilakukan hari ini pihaknya menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran di JIC.
"Dibantu oleh kawan - kawan dari Puslabfor Polri untuk mencari penyebab utama kebakaran," tuturnya.
Advertisement
Kendati demikian, pihaknya telah memeriksa pekerja yang tengah melakukam renovasi JIC kemarin.
Wibowo menjelaskan, berdasarkan dari keterangan dari pekerja renovasi gedung JIC ketika hendak melakukan pekerjaannya memang ada percikan api yang keluar.
"Ya kan dari para pekerja ini menerangkan memang pada saat sedang melakukan renovasi itu ada percikan api yang kemudian menyambar salah satu bahan yang mudah terbakar," papar Wibowo.
Kendati demikian, hingga saat ini kepolisian masih terus mendalami keterangan para pekerja tersebut.
"Ini kan masih kita dalami lagi ya kan dari para pekerja ini," imbuh Kapolres.