PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan bahwa informasi yang beredar di salah satu media mengenai adanya transporter yang disebut enggan menyalurkan BBM ke SPBU karena keterlambatan pembayaran tidak sesuai dengan kondisi operasional di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani menyampaikan bahwa proses distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara tetap berjalan secara berkesinambungan.
Seluruh armada mobil tangki terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pasokan BBM masyarakat, didukung operasional Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam.
Pertamina juga memastikan bahwa hubungan kerja sama dengan seluruh mitra transporter tetap berjalan dengan baik. Mekanisme administrasi maupun pembayaran kepada mitra dilaksanakan sesuai ketentuan dan terus dikelola secara profesional sehingga tidak menghambat proses penyaluran energi kepada masyarakat.
"Distribusi BBM tetap berjalan secara optimal. Armada mobil tangki terus bergerak melakukan pengiriman ke SPBU sesuai skema penyaluran yang telah ditetapkan. Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi akibat persoalan pembayaran kepada transporter sebagaimana diberitakan," ujar Fahrougi di Jakarta, Jumat (17/7).
Advertisement
Optimalkan Percepatan Normalisasi
Saat ini Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus mengoptimalkan upaya percepatan normalisasi distribusi melalui pengoperasian Fuel Terminal dan SPBU selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, dukungan Awak Mobil Tangki (AMT), serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Pertamina maupun menghubungi Pertamina Customer Solution 135 apabila membutuhkan informasi terkait layanan dan distribusi BBM.