Penyebab Kecelakaan Beruntun di Sibolangit: Truk Galon Diduga Rem Blong

Dalam kondisi tak terkendali, truk kemudian menghantam delapan kendaraan yang berada di depannya

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Penyebab Kecelakaan Beruntun di Sibolangit: Truk Galon Diduga Rem Blong
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Sibolangit yang Tewaskan 4 Orang

Polisi menduga kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang di jalur Medan–Berastagi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026), dipicu truk Fuso bermuatan galon air mineral yang mengalami rem blong.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk melaju dari arah Tanah Karo menuju Kota Medan. Saat memasuki jalur menurun di kawasan Sibolangit, truk diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

Dalam kondisi tak terkendali, truk kemudian menghantam delapan kendaraan yang berada di depannya. Kendaraan yang terlibat terdiri atas dua truk Colt Diesel, lima minibus, dan satu sepeda motor.

Sopir truk Fuso berinisial I (50) telah diamankan di Polsek Pancur Batu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, berdasarkan data terbaru, kecelakaan tersebut mengakibatkan 12 korban, terdiri atas empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

"Polda Sumut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Delapan korban luka telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis," kata Ferry.

 

Daftar Korban

Empat korban meninggal dunia masing-masing adalah Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), yang merupakan warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, serta Anton Simorangkir.

Sementara itu, dua korban luka, yakni Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31), masih menjalani perawatan di Puskesmas Sibolangit. Enam korban luka lainnya telah dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Petugas gabungan telah mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat sehingga arus lalu lintas di jalur Medan–Berastagi kembali normal. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan dugaan kelalaian pengemudi.

Rekomendasi