PKL Depan RS UKI Cawang akan Dipindahkan ke Kramat Jati dan Pasar Rebo

Didik berharap, para pedagang menyambut rencana penataan tersebut untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki, serta agar tidak terjadi kemacetan di sekitar lokasi.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
PKL Depan RS UKI Cawang akan Dipindahkan ke Kramat Jati dan Pasar Rebo
PKL di Kebayoran Lama. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Pedagang kaki lima (PKL) di depan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (RS UKI) di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur akan dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) yang telah disediakan. Menurut Pemerintah Kota Jakarta Timur, relokasi PKL tersebut dilakukan agar trotoar di lokasi tersebut bisa digunakan oleh pejalan kaki.

"Penataan dilakukan agar PKL tidak menggunakan trotoar jalan sebagai tempat berjualan yang dapat mengakibatkan kemacetan lalu lintas," kata Lurah Cawang, Didik Diarjo, di Jakarta, Selasa (11/1).

Menurut Didik, pihaknya juga telah menggelar rapat yang dihadiri sebanyak 21 PKL. Dia telah menyampaikan bahwa para PKL depan RS UKI akan dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) di Cililitan, Kramat Jati dan Lokbin Susukan, Pasar Rebo.

Dia mengatakan, penataan PKL sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum sudah disampaikan dalam sosialisasi penataan PKL yang hari ini digelar di aula kantor Kelurahan Cililitan.

"Hari ini hingga pekan depan dilakukan pendaftaran calon pedagang yang dipindahkan ke Lokbin," ujar Didik.

Didik berharap, para pedagang menyambut rencana penataan tersebut untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki, serta agar tidak terjadi kemacetan di sekitar lokasi.

Dia juga menuturkan, nantinya Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPUKM) Jakarta Timur juga akan membantu promosi pedagang yang direlokasi.

"Sehingga mereka tetap mendapatkan keuntungan ekonomi di tempat yang baru, serta dilakukan juga pembinaan terkait pengembangan usahanya," tutur Didik.

Rekomendasi