Sebanyak 1.000 botol plastik bekas yang dikumpulkan oleh petugas UPS Badan Air DLH DKI Jakarta telah berhasil membuat satu perahu yang dikerjakan selama dua minggu.
Advertisement
Petugas UPS Badan Air melakukan uji coba terhadap ketahanan dan keseimbangan perahu yang terbuat dari botol plastik bekas di aliran Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta, Selasa (5/3/2024). Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Perahu karya petugas UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta ini terbuat dari 1.000 botol plastik bekas. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Seribu botol bekas itu mereka kumpulkan untuk membuat satu perahu yang dikerjakan selama kurang lebih 14 hari. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Botol-botol bekas ini mereka didapatkan dari hasil bersih kali Kanal Banjir Timur, warga sekitar, dan bank sampah. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Perahu terbuat dari botol bekas plastik itu akan digunakan untuk operasi bersih sampah di sepanjang aliran kali Kanal Banjir Timur (KBT) di kecamatan Duren Sawit. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Menariknya perahu botol plastik itu juga dapat melaju cukup cepat karena dibekali satu mesin speedboat yang dipasang pada bagian belakang. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Dua buah perahu botol bekas yang dibuat oleh petugas UPS Badan Air DLH DKI Jakarta itu memiliki panjang 4 meter dan lebar 1,75 meter untuk yang berwarna orange. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Sedangkan yang belum dipoles alias masih warna asli botol memiliki ukuran panjang 4 meter dan lebar 2 meter. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Petugas UPS Badan Air saat melakukan uji coba ketahanan dan keseimbangan perahu botol plastik bekas di aliran KBT. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Petugas UPS Badan Air saat melakukan uji coba ketahanan dan keseimbangan perahu botol plastik bekas di aliran KBT. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Petugas UPS Badan Air saat melakukan uji coba ketahanan dan keseimbangan perahu botol plastik bekas di aliran KBT. Foto: merdeka.com / Imam Buhori