Manfaat Kacang Panjang untuk Diabetes, Bantu Kontrol Gula Darah
Merdeka.com - Anda pasti sudah tak asing dengan kacang panjang. Sayuran polong-polongan ini sering disajikan sebagai pelengkap hidangan makan. Harganya juga terjangkau dan mudah ditemukan, membuat sayuran ini jadi favorit untuk diolah.
Selain karena kemudahannya, kacang panjang juga terbukti memiliki kandungan nutrisi yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Berdasarkan informasi gizi dari Kementerian Kesehatan RI yang dicantumkan pada Data Komposisi Pangan Indonesia, porsi 100 gram (g) kacang panjang yang dikukus memiliki kandungan gizi sebagai berikut:
• Energi: 39 kalori (Kal)
• Air: 88.2 g
• Protein: 3 g
• Serat: 1,7 g
• Karbohidrat: 7,6 g
• Vitamin C: 20 miligram (mg)
• Kalsium: 100 mg
• Beta karoten: 131 mikrogram (mcg)
• Kalium: 100 mg
• Fosfor: 91 mg
• Natrium: 28 mg
• Vitamin B2 (Ribovlavin): 0,1 mg
• Niasin: 0,3 mg
Selain itu, kacang panjang segar juga menjadi sumber folat terbaik. Folat, yang bekerja bersama vitamin B12, adalah salah satu komponen penting dari sintesis DNA dan pembelahan sel.
Dengan daftar kandungan nutrisi tersebut, tak mengherankan jika kacang panjang dinilai dapat mendukung kesehatan tubuh. Salah satu manfaat kacang panjang yang penting untuk tubuh berkaitan dengan kontrol gula darah, yang berpengaruh pada diabetes.
Manfaat kacang panjang untuk diabetes dikaitkan dengan indeks glikemiknya yang rendah, sehingga menjadikannya makanan yang aman dikonsumsi oleh para penderita diabetes.
Berikut ini, kami akan sampaikan lebih lanjut tentang manfaat kacang panjang untuk diabetes yang dikutip dari beberapa sumber.
Apa Itu Diabetes?
Dilansir dari laman Centers for Disease Control and Prevention, diabetes adalah kondisi kesehatan kronis yang mempengaruhi bagaimana tubuh Anda mengubah makanan menjadi energi.
Tubuh Anda memecah sebagian besar makanan yang Anda makan menjadi gula (glukosa) dan melepaskannya ke aliran darah. Ketika gula darah naik, hal itu menjadi tanda untuk pankreas Anda agar melepaskan insulin. Insulin bertindak seperti kunci untuk membiarkan gula darah masuk melalui sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
Ketika mengalami diabetes, tubuh Anda tidak membuat cukup insulin atau tidak dapat menggunakannya sebagaimana mestinya. Ketika tidak ada cukup insulin atau ketika sel berhenti merespons insulin, akan ada terlalu banyak gula darah yang tetap berada di aliran darah Anda. Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal.
Manfaat Kacang Panjang untuk Diabetes
Hampir semua sayuran dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan menghindari diabetes, termasuk manfaat kacang panjang untuk diabetes.
Manfaat kacang panjang untuk diabetes didukung dengan kandungannya yang kaya akan antioksidan. Melansir foodstruct.com, mereka meningkatkan produksi insulin dan penyerapan glukosa, sehingga dapat membantu mengendalikan diabetes.
Tak hanya itu, manfaat kacang panjang untuk diabetes muncul karena dinilai dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Serat yang terkandung pada kacang panjang dianggap mampu memperlambat penyerapan gula dalam darah.
Selain itu, kacang panjang juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak akan menaikkan gula darah secara drastis. Ini yang membuatnya menjadi hidangan yang cocok saat Anda menerapkan diet diabetes.
Manfaat Kacang Panjang Lainnya
Selain adanya manfaat kacang panjang untuk diabetes, sayuran ini juga menyajikan berbagai khasiat penting bagi tubuh yang dapat Anda rasakan.
Kardiovaskular
Konsumsi kacang panjang dapat membantu mencegah beberapa penyakit jantung karena kandungan gizi di dalamnya. Kacang panjang kaya akan vitamin K, yang dapat mencegah amplifikasi arteri, faktor umum dalam kondisi arteri koroner dan penyakit jantung. Menurut penelitian, Vitamin K2 dapat mencegah pengapuran arteri koroner dari mencegah penyakit kardiovaskular.
Selain itu, kacang panjang mengandung magnesium yang tinggi, yang dapat membantu mengendurkan otot jantung halus, sehingga mengurangi risiko serangan jantung. Asupan magnesium harian dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi sebesar 5%.
Kanker
Antioksidan sangat penting bagi tubuh, mereka membantu melawan radikal bebas, yang merupakan penyebab utama kanker. Kacang panjang adalah sumber antioksidan yang baik. Mereka mengandung Vitamin C, beta-karoten, berbagai macam karotenoid (lutein, beta-karoten, violaxanthin, dan neoxanthin).
Kacang panjang juga menjadi sumber flavonoid yang baik, termasuk quercetin, kaempferol, catechin, dan procyanidins. Flavonoid ini memiliki sifat antioksidan dan dapat mencegah beberapa jenis kanker.
Kesehatan Tulang
Kacang panjang mengandung nutrisi penting, yang memiliki efek menguntungkan pada kesehatan tulang. Sayuran ini memiliki kandungan mangan dan vitamin K yang tinggi, yang membantu menjaga kesehatan tulang bahkan sampai usia tua.
Magnesium adalah mineral penting untuk perkembangan tulang dan membantu fungsi berbagai proses metabolisme, seperti mengaktifkan enzim yang membantu dalam produksi energi. Selain mencegah osteoporosis, berbagai penyakit terjadi pada tulang yang harus kita hindari.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kacang panjang merupakan sumber vitamin C yang hebat, antioksidan kuat yang dapat memperkuat tubuh Anda. Antioksidan adalah molekul yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. Mereka melindungi sel dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas.
Kehamilan
Kacang panjang merupakan sayuran praktis saat hamil yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Sayuran ini juga kaya akan vitamin seperti vitamin C, folat, dan vitamin A, serta mengandung mineral seperti magnesium dan potasium.
Selain itu, dalam porsi 100 gramnya menyediakan 62 mg folat, atau 15% dari kebutuhan harian untuk sintesis DNA dan pembelahan sel. Asupan folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan dapat membantu dalam pencegahan cacat tabung saraf pada bayi baru lahir.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya