Panduan Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis, Cocok Dijadikan Kuah yang Gurih dan Lezat

Salah satu tantangan utama dalam pengolahan leher ayam untuk kuah adalah menghilangkan bau amis dan menjaga agar kaldu tetap bening.

Fardi Rizal
Oleh Fardi Rizal - Reporter
Panduan Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis, Cocok Dijadikan Kuah yang Gurih dan Lezat
Ilustrasi Kuah Soto dari Leher Ayam (Gemini AI)

Leher ayam adalah bahan yang terjangkau dan dapat digunakan untuk membuat kaldu yang lezat, cocok untuk soto, sop, atau bakso. Salah satu tantangan utama dalam pengolahannya adalah menghilangkan bau amis dan menjaga agar kaldu tetap bening, sehingga penting untuk melakukan pencucian dan perebusan dengan benar agar hasilnya maksimal dan berkualitas.

Dengan teknik persiapan yang tepat—dimulai dari proses pembersihan, perendaman, hingga perebusan secara bertahap—bagian ayam ini dapat diolah menjadi sumber rasa yang sangat kaya. Artikel ini akan membahas metode terbaik dalam mengolah leher ayam sehingga tidak hanya bebas dari bau amis, tetapi juga tetap gurih, lengkap dengan langkah-langkah pembersihan dan penggunaan bumbu aromatik yang dapat membantu menghasilkan kaldu dengan aroma yang sedap dan kuat.

Cara Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih untuk Kuah, Cocok untuk Soto, Sop dan Bakso
Cara Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih untuk Kuah, Cocok untuk Soto, Sop dan Bakso (Foto Gemini AI) © 2025 Liputan6.com

Pembersihan Leher Ayam

1. Bersihkan leher ayam secara menyeluruh di bawah aliran air untuk menghilangkan sisa darah, kotoran, dan lendir yang mungkin masih menempel.

2. Pastikan untuk membersihkan leher ayam dengan seksama, baik dari sisi luar maupun dalamnya.

Perendaman (Opsional)

1. Anda dapat merendam leher ayam dalam air beras selama kurang lebih 10 menit untuk membantu mengangkat lendir yang dapat menimbulkan bau amis.

2. Setelah proses perendaman, bilas leher ayam beberapa kali dengan air bersih hingga air bilasan tampak jernih.

3. Sebagai alternatif, Anda juga bisa mengolah leher ayam dengan air jeruk nipis untuk mengurangi aroma tidak sedap dan membuat teksturnya lebih kering.

Pemotongan

Potong leher ayam menjadi bagian yang lebih kecil agar sari-sarinya lebih mudah keluar saat dimasak, sehingga kaldu yang dihasilkan menjadi lebih optimal.

Cara Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih untuk Kuah, Cocok untuk Soto, Sop dan Bakso
Cara Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih untuk Kuah, Cocok untuk Soto, Sop dan Bakso (Foto Gemini AI) © 2025 Liputan6.com

Perebusan Pertama (Blansir)

Langkah pertama adalah merebus leher ayam dalam air yang sudah mendidih selama 10 hingga 15 menit.

Pada tahap ini, air rebusan biasanya mengandung kotoran, darah, dan lemak yang dapat menimbulkan bau amis serta membuat kaldu menjadi keruh.

Oleh karena itu, penting untuk membuang air rebusan pertama dan membilas leher ayam hingga bersih. Proses ini sangat diperlukan untuk menghilangkan aroma yang tidak sedap dan memastikan kaldu yang dihasilkan lebih jernih.

Perebusan Kedua untuk Kaldu

Selanjutnya, siapkan panci yang cukup besar dan mulai dengan air dingin. Memulai perebusan dari air dingin sangat efektif untuk mengeluarkan kotoran dan darah dengan baik, serta membantu mengekstrak kolagen dan rasa ayam yang lebih kaya.

Setelah itu, masak kaldu dengan menggunakan api kecil. Menggunakan api besar dapat menyebabkan kaldu menjadi keruh dan mengeluarkan busa yang tidak diinginkan.

Rebus leher ayam selama minimal 1 hingga 2 jam, bahkan bisa sampai 4 jam, agar sari-sari tulang keluar secara perlahan dan sempurna, sehingga menghasilkan kaldu yang kaya rasa.

Selama proses perebusan, penting untuk secara berkala membuang busa atau kotoran yang muncul di permukaan kaldu agar kaldu tetap jernih.

Ilustrasi Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih
Ilustrasi Mengolah Leher Ayam agar Tidak Amis dan Tetap Gurih (Foto Gemini AI)

Sayuran Aromatik

Untuk memberikan aroma dan rasa yang kaya pada kaldu ayam, tambahkan sayuran seperti wortel, seledri, daun bawang, dan bawang bombay.

Selain itu, bawang putih dan jahe juga sering digunakan untuk meningkatkan cita rasa serta menghilangkan bau amis yang mungkin ada.

Rempah-rempah

Rempah-rempah seperti daun salam, serai, lengkuas, dan daun jeruk dapat digunakan untuk menetralkan bau amis sambil memberikan aroma yang lebih menggugah selera.

Selain itu, menambahkan sedikit garam dan lada bubuk akan semakin memperkaya rasa kaldu yang dihasilkan.

Teknik Tambahan

Beberapa resep merekomendasikan untuk menumis bawang putih hingga mengeluarkan aroma harum sebelum dimasukkan ke dalam kaldu.

Untuk mendapatkan kaldu yang lebih jernih, putih telur utuh bisa ditambahkan ke dalam rebusan tanpa diaduk, sehingga dapat menarik partikel-partikel keruh, teknik ini sering dipraktikkan oleh para koki barat.

  1. Pilih Bagian Ayam yang Tepat: Selain leher, bagian-bagian lain seperti punggung, tulang rusuk, sayap, dan ceker ayam juga sangat ideal untuk membuat kaldu. Bagian-bagian ini kaya akan kolagen dan tulang rawan yang memberikan rasa ayam yang lebih kuat.
  2. Rebus Dua Kali (Blanching): Sebelum membuat kaldu, rebus ayam sebentar (3–5 menit) hingga keluar kotoran dan busanya. Buang air rebusan pertama, lalu bilas ayam dengan air bersih. Tujuannya agar kaldu nantinya jernih dan tidak berbau amis.
  3. Penyimpanan Kaldu: Kaldu ayam yang telah dimasak dapat disimpan dalam freezer untuk memperpanjang masa simpannya hingga beberapa bulan. Anda bisa menggunakan kaldu tersebut sesuai kebutuhan dalam berbagai masakan.
  4. Jenis Ayam: Ayam kampung terkenal memiliki cita rasa yang lebih gurih dan tidak amis jika dibandingkan dengan ayam potong, sehingga sangat cocok untuk dijadikan kaldu. Meskipun demikian, ayam potong juga bisa digunakan untuk membuat kaldu jika diolah dengan cara yang tepat.
Rekomendasi