10 Tips Memilih Ukuran Blazer Wanita 2025, Hindari Pemilihan yang Terlalu Ketat atau Kebesaran

Seringkali, wanita hanya bergantung pada ukuran yang tertera di label tanpa mempertimbangkan potongan, panjang, dan bahan blazer itu sendiri.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
10 Tips Memilih Ukuran Blazer Wanita 2025, Hindari Pemilihan yang Terlalu Ketat atau Kebesaran
10 Tips Memilih Ukuran Blazer Wanita 2025, Hindari Pemilihan yang Terlalu Ketat atau Kebesaran (Merdeka.com)

Blazer merupakan salah satu pilihan busana wanita yang selalu relevan sepanjang masa. Namun, memilih ukuran blazer yang tidak tepat dapat membuat penampilan menjadi kurang menarik, baik itu terlalu longgar atau terlalu ketat sehingga mengganggu gerakan. Oleh karena itu, memilih ukuran blazer yang sesuai sangat penting untuk tampil dengan elegan dan percaya diri.

Seringkali, wanita hanya bergantung pada ukuran yang tertera di label tanpa mempertimbangkan potongan, panjang, dan bahan blazer itu sendiri. Padahal, setiap merek memiliki standar ukuran yang berbeda-beda. Jika tidak memahami perbedaan ini, blazer yang dibeli bisa membuat tubuh terlihat "tenggelam" atau bahkan terbungkus terlalu ketat.

Artikel ini bertujuan untuk membantu Anda dalam menemukan blazer yang pas dan sesuai untuk berbagai kesempatan. Simak langkah-langkah yang telah dirangkum oleh Merdeka.com dari berbagai sumber agar Anda tidak salah dalam memilih blazer yang dapat merusak penampilan.

Menentukan ukuran tubuh adalah langkah dasar yang sangat penting dalam memilih blazer yang sesuai. Jika ukuran yang diambil tidak tepat, risiko blazer menjadi terlalu longgar atau terlalu ketat akan meningkat.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengukur:

  1. Lingkar dada: Gunakan pita pengukur kain dan ukur bagian terlebar dada saat Anda bernapas dengan normal.
  2. Lingkar bahu: Ukur dari ujung bahu kiri ke ujung bahu kanan dengan lurus.
  3. Tambahkan toleransi: Sisipkan tambahan 2-4 cm untuk memberikan ruang gerak agar blazer lebih nyaman dipakai.
  4. Catat ukuran ini dan bandingkan dengan detail ukuran produk saat Anda berbelanja, baik secara online maupun di toko fisik. Penting untuk tidak hanya mengandalkan ukuran seperti "M", "L", atau "XL" karena ukuran tersebut bisa bervariasi antar merek.

Panjang lengan blazer yang tidak sesuai dapat membuat penampilan Anda kurang menarik. Jika lengan terlalu panjang, Anda akan terlihat tenggelam, sedangkan lengan yang terlalu pendek akan memberikan kesan blazer yang kekecilan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa panjang lengan:

  1. Uji dengan posisi tangan lurus: Lengan blazer seharusnya jatuh tepat di pergelangan tangan.
  2. Amati saat bergerak: Ketika mengangkat tangan, blazer tidak boleh terlalu menekan bagian bahu atau menarik ke atas.
  3. Perhatikan proporsi keseluruhan: Pastikan lengan blazer tidak menutupi telapak tangan atau menggantung jauh di atas pergelangan.
  4. Sesuaikan panjang lengan dengan tinggi badan Anda. Jika Anda bertubuh mungil, blazer dengan potongan lengan 3/4 dapat menjadi pilihan yang lebih proporsional.

Potongan blazer memiliki peranan yang krusial dalam menciptakan kesan proporsional pada tubuh, sehingga tidak terlihat terlalu besar atau kurus. Pemilihan potongan yang salah dapat mengakibatkan penampilan menjadi tidak seimbang.

Panduan pemilihan potongan:

  1. Untuk tubuh petite, sebaiknya pilih blazer cropped atau yang potongannya berakhir di atas pinggul.
  2. Jika Anda memiliki tubuh curvy, blazer dengan potongan yang menonjolkan lekuk di bagian pinggang (tailored cut) adalah pilihan yang tepat.
  3. Bagi yang memiliki tubuh lurus, blazer dengan detail di pinggang atau tambahan sabuk dapat menciptakan ilusi bentuk yang lebih menarik.
  4. Perlu diingat, blazer yang terlalu lurus dan tidak memiliki siluet bisa membuat Anda terlihat seperti mengenakan jas pria. Oleh karena itu, penting untuk memahami potongan mana yang paling sesuai dan menyanjung bentuk tubuh Anda.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Posisi bagian bawah blazer sangat berpengaruh terhadap penampilan secara keseluruhan, terutama ketika dipadukan dengan celana atau rok. Jika jatuhnya blazer tidak tepat, hal ini dapat mengganggu proporsi tubuh Anda.

Perhatikan posisi blazer saat dikenakan:

  1. Idealnya, bagian bawah blazer sebaiknya berhenti tepat di atas atau di tengah pinggul.
  2. Jika blazer terlalu panjang, maka akan menutupi bokong dan memberikan kesan berat di bagian bawah.
  3. Di sisi lain, blazer yang terlalu pendek dapat membuat torso terlihat besar dan kaki tampak pendek.
  4. Disarankan untuk menggunakan cermin panjang agar Anda bisa melihat siluet tubuh secara keseluruhan dan menyesuaikannya dengan tinggi badan. Pastikan untuk tidak hanya fokus pada bagian depan saat mencoba blazer.

Ketika blazer dikancing, seharusnya tetap memberikan kenyamanan dan tidak terlihat "menarik" atau "menggembung". Hal ini menjadi salah satu indikator utama untuk menilai apakah blazer tersebut terlalu kecil.

Tes cepat saat mencoba:

  1. Tutup kancing utama: Perhatikan apakah terdapat kerutan horizontal di bagian dada atau perut.
  2. Tes saat duduk dan berdiri: Blazer seharusnya tidak terasa sempit saat duduk maupun longgar saat berdiri.
  3. Lakukan tes gerakan: Angkat tangan, dorong ke depan, atau ke samping. Pastikan tidak ada rasa tertarik atau sesak pada bagian tubuh.
  4. Apabila terdapat tanda-tanda kain yang tertarik di area dada atau perut, berarti blazer tersebut terlalu kecil. Sebaiknya pilih ukuran yang lebih besar dan sesuaikan dengan sabuk atau melalui proses penjahitan.

Berbelanja blazer secara daring dari berbagai negara dapat menjadi pengalaman yang membingungkan jika Anda tidak familiar dengan standar ukuran di masing-masing wilayah. Misalnya, ukuran "M" di Asia seringkali lebih kecil dibandingkan dengan ukuran "M" yang ada di Eropa atau Amerika.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengenali dan menyesuaikan ukuran internasional:

  1. Periksa label negara asal produk: Blazer yang berasal dari Jepang, Korea, dan China umumnya memiliki standar ukuran yang lebih kecil.
  2. Gunakan panduan konversi ukuran: Anda bisa membandingkan ukuran Asia dengan ukuran US/UK melalui tabel perbandingan yang biasanya tersedia di situs e-commerce.
  3. Baca ulasan dari pembeli sebelumnya: Pendapat dari pembeli lain dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apakah blazer tersebut terasa lebih kecil atau lebih besar dari ukuran standar.
  4. Ukur tubuh Anda kembali sebelum menyelesaikan pembelian: Mengingat setiap merek memiliki potongan yang berbeda, penting untuk mencocokkan ukuran tubuh Anda dengan tabel ukuran dari merek tersebut.

Blazer yang terasa sempit sering kali disebabkan bukan oleh ukuran yang tidak tepat, melainkan oleh bahan yang kaku dan kurang fleksibel. Apabila Anda memerlukan blazer untuk kegiatan sehari-hari atau pekerjaan yang aktif, sangat penting untuk memilih bahan yang lentur namun tetap terlihat rapi.

Berikut adalah cara memilih bahan blazer yang fleksibel namun tetap elegan:

  1. Cari bahan yang mengandung campuran elastane atau spandex: Meskipun hanya sedikit, bahan elastis memberikan tambahan ruang gerak.
  2. Periksa label bahan: Kombinasi poliester dan rayon umumnya ringan, jatuh, dan nyaman digunakan dalam waktu lama.
  3. Uji kelenturan saat mencoba: Lakukan gerakan seperti mengangkat tangan atau membungkuk saat mengenakan blazer.
  4. Hindari blazer yang terbuat dari 100% wol atau linen untuk penggunaan aktif: Bahan-bahan tersebut cenderung kaku dan tidak memberikan keleluasaan bergerak.

Blazer tidak digunakan secara terpisah. Anda bisa mengombinasikannya dengan kemeja, kaus, atau bahkan sweater yang tipis. Walaupun ukuran blazer terasa nyaman saat dikenakan tanpa lapisan, hal ini bisa berubah ketika Anda memakainya dengan atasan yang lebih tebal.

Panduan untuk menyesuaikan ukuran dengan outfit yang dikenakan:

  1. Perhatikan jenis outfit yang sering Anda gunakan: Jika Anda sering mengenakan kemeja berlapis, sebaiknya pilih blazer yang memberikan ruang lebih di bagian dada dan lengan.
  2. Uji blazer sambil mengenakan pakaian dalam yang biasa Anda pakai: Ini sangat penting, terutama untuk blazer yang digunakan dalam konteks kerja atau acara formal.
  3. Perhatikan desain kerah dan lapisan dalam blazer: Beberapa blazer dilengkapi dengan lining tambahan yang dapat membuatnya terasa lebih sempit tanpa terlihat.
  4. Uji kenyamanan bergerak saat mengenakan inner: Lakukan gerakan seperti memeluk atau mengangkat lengan untuk memastikan kelonggaran yang cukup.

Tren fashion saat ini mengarah pada blazer oversized, tetapi Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih ukuran yang besar. Tanpa perhatian yang tepat, penampilan Anda bisa tampak "tenggelam" dan kehilangan bentuk yang diinginkan. Oleh karena itu, penting untuk memilih oversized blazer yang dapat menjaga proporsi tubuh agar tetap terlihat stylish dan terstruktur.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih oversized blazer yang cocok dengan bentuk tubuh:

  1. Perhatikan bagian bahu: Meskipun desainnya oversized, pastikan bagian bahu tetap pas atau sedikit turun saja.
  2. Pilihlah potongan yang mengikuti kontur tubuh: Hindari desain yang lurus dari atas ke bawah, karena dapat membuat tubuh terlihat tenggelam.
  3. Manfaatkan ikat pinggang atau belt: Ini akan membantu menciptakan siluet meskipun Anda mengenakan blazer yang longgar.
  4. Sesuaikan panjang lengan dan blazer: Lengan yang terlalu panjang dapat menyembunyikan tangan, jadi pilihlah yang tetap memperlihatkan pergelangan tangan.

Jika Anda sudah terlanjur menyukai desain blazer namun ukurannya kurang tepat, jangan terburu-buru untuk mengembalikannya. Anda dapat meminta bantuan dari tailor profesional untuk menyesuaikan blazer agar sesuai dengan bentuk tubuh Anda, sehingga hasilnya akan lebih personal dan pas.

Berikut adalah langkah-langkah menyesuaikan blazer di tailor:

  1. Siapkan blazer dan inner favorit Anda: Ini akan membantu tailor dalam mengukur seberapa banyak penyesuaian yang diperlukan.
  2. Ajukan permintaan penyesuaian pada bagian bahu atau pinggang saja: Melakukan modifikasi pada sebagian bagian lebih efisien dibandingkan mengubah keseluruhan struktur blazer.
  3. Pilih jasa tailor yang terpercaya: Carilah rekomendasi atau ulasan tentang tailor yang berpengalaman dalam menangani blazer wanita.
  4. Diskusikan keinginan Anda secara mendetail: Sampaikan apakah Anda menginginkan siluet ramping, oversized yang terstruktur, atau blazer yang multifungsi.
Rekomendasi