Terus diburu militer Myanmar, muslim Rohingya kabur ke Bangladesh

Ratusan warga Rohingya berusaha kabur ke Bangladesh untuk menghindari pertempuran yang terjadi di wilayah tempat tinggal mereka, dengan militer Myanmar. Dalam bentrokan beberapa bulan terakhir, setidaknya sudah 130 orang tewas.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Terus diburu militer Myanmar, muslim Rohingya kabur ke Bangladesh
Imigran Rohingya di Aceh. ©AFP PHOTO/Januar

Militer Bangladesh menyebutkan, sejumlah orang dari Rohingya kabur ke wilayah mereka. Hal ini disebabkan oleh bentrokan yang terus terjadi antara militer Myanmar dengan muslim Rohingya.

Beberapa penduduk Rohingya yang berusaha kabur melewati Sungai Naaf ditembak oleh militer Myanmar. Tak hanya sampai di sana, kapal mereka juga didorong kembali penjaga perbatasan Bangladesh.

Dikutip dari Aljazeera, Jumat (19/11), sedikitnya sudah 130 orang tewas dalam kekerasan yang terjadi beberapa pekan terakhir di Myanmar.

Bentrokan paling parah terjadi di Rakhine yang menyebabkan ratusan orang tewas. Pertempuran ini terekspos setelah tujuh bulan sebelumnya Aung San Suu Kyi dinobatkan sebagai pemenang Penghargaan Nobel Perdamaian.

Tentara Myanmar sudah dikerahkan menjaga sepanjang perbatasan Burma dengan Bangladesh, usai serangan terkoordinasi pada tiga pos perbatasan pada 9 Oktober lalu yang menewaskan sembilan polisi.

Para muslim Myanmar ini telah dikurung di distrik yang jauh dari kota. Mereka dilarang keluar untuk bekerja.

Sementara, itu dalam tujuh hari terakhir militer Myanmar telah mengintensifkan operasi di sekitar dengan menggunakan helikopter. Puluhan orang tewas saat operasi ini berlangsung.

"Kira-kira sekitar 500 Rohingya sudah melarikan diri dari Myanmar sejak bentrokan Oktober lalu," ujar sumber pekerja bantuan di sana.

Rekomendasi